Bahkan, sekolah yang terletak di Bukit Tudung, kelurahan Talang Ubi Barat tersebut sudah pernah mendapatkan sertifikat dari Kementerian Lingkungan Hidup, sebagai nominasi tingkat nasional sekolah Adiwiyata pada tahun 2010.
“Yang kami miliki hanya semangat untuk membawa sekolah ini menjadi lebih baik. Bantuan datang, tidak hanya dari para murid, tapi juga wali murid. Harapan mudah-mudahan sekolah ini terus terjaga kekompakannya, dan semoga tidak hanya menanam di sekolah saja,” tutupnya.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten PALI, Bakrin mengatakan bahwa penilaian sekolah Adiwiyata di kabupaten PALI, baru pertama kali dilaksanakan.
Dari 17 sekolah yang diusulkan untuk dinilai, hanya dua sekolah yang sanggup menyelesaikan tahapan administrasi agar bisa mengikuti tahapan penilaian sekolah adiwiyata, yaitu SD Negeri 15 dan SMP Negeri 1 Talang Ubi.
Untuk tim penilai, merupakan gabungan dari akademisi, Kementerian Agama kabupaten PALI, tim teknis Dinas Lingkungan Hidup serta Dinas Pendidikan Kabupaten PALI.
“Dengan adanya program Adiwiyata diharapkan seluruh masyarakat di sekitar sekolah agar dapat menyadari bahwa lingkungan yang hijau adalah lingkungan yang sehat bagi kesehatan tubuh kita. Dan kepada sekolah yang sudah dinilai, untuk semakin meningkatkan kesadaran terhadap ramah lingkungan,” pungkasnya. (HB)













