Titik berharap, dengan kegiatan belajar mengaji dapat membawa keberkahan dan ketenagan bagi seluruh dokter, tenaga medis, karyawan, hingga pasien di RS khususnya dalam masa pandemi ini.
“Semoga kegiatan ini membawa keberkahan, menambah semangat dokter, tenaga medis, dan karyawan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pasien dan yakin menjalani vaksinasi booster,” katanya.
Sementara itu, secara umum program vaksinasi COVID-19 terus digalakkan RS Randegansari Husada Driyorejo Gresik melalui dua cara, yakni jemput bola atau menyediakan vaksinasi di rumah sakit.
“Kami melakukan jemput bola dengan langsung mengadakan vaksinasi di desa-desa sekitar untuk siapa pun, khususnya warga Gresik,” ujar dr Titik.
Vaksinasi bosster adalah vaksinasi yang diperlukan memperkuat respons antibodi terhadap varian baru apalagi kematian para dokter dan tenaga kesehatan di Indonesia dari Maret 2020 hingga Juli 2021 telah mencapai 1.141 jiwa.
Menurut penelitian yang dilakukan Bio Farma, idealnya vaksinasi booster dilakukan 6 bulan setelah vaksinasi kedua di lakukan.
Indonesia telah mendapat 3 juta dosis vaksin Moderna pada 11 Juli 2021 dari Amerika Serikat melalui mekanisme COVAX Facility.(Anjas)













