Ekspor Batu Bara Provinsi Kaltim Tumbuh 19,56 Persen

oleh
Screenshot_2021-11-09-06-09-32-21_40deb401b9ffe8e1df2f1cc5ba480b12

Hingga triwulan III kinerja produksi batu bara tetap tumbuh tinggi meskipun melambat ketimbang triwulan sebelumnya, sejalan dengan curah hujan yang masih tinggi dan kelangkaan alat berat untuk menunjang peningkatan produksinya.

Di satu sisi, permintaan pasar ekspor masih relatif kuat di tengah produksi batu bara China yang mulai membaik, akibat masuknya cuaca dingin di negara tersebut.

Ekspor batu bara yang tinggi dan tumbuh positif ini, maka pertumbuhan ekonomi Kaltim di triwulan III masih ditopang oleh pertambangan, di tengah kinerja industri pengolahan dan perdagangan yang mengalami penurunan akibat pembatasan aktivitas pada pertengahan triwulan III.

Tertahannya aktivitas dan permintaan masyarakat akibat penerapan kebijakan PPKM Level 4 karena kasus COVID-19 sempat melonjak, menekan kinerja industri pengolahan Kaltim melemah meski masih tumbuh.

“Kinerja industri pengolahan masih tumbuh disebabkan oleh volume ekspor CPO yang mengalami peningkatan sebesar 88,30 persen yoy pada triwulan III 2021, meningkat ketimbang triwulan sebelumnya yang tumbuh 50,25 persen yoy,” ujar Tutuk.(Anjas)