Satgas COVID-19 Kulon Progo Pastikan Tak Kurangi Jumlah Tempat Tidur

oleh
Screenshot_2021-11-06-09-51-41-79_40deb401b9ffe8e1df2f1cc5ba480b12

Kulon Progo, KRsumsel.com – Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan tidak akan mengurangi atau mengalihfungsikan tempat tidur untuk mengantisipasi lonjakan kasus COVID-19 pada libur Natal dan Tahun Baru 2022.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kulon Progo Baning Rahayujati di Kulon Progo, Sabtu, mengatakan total tempat tidur di rumah sakit rujukan COVID-19, yakni RSUD Wates, RSUD Nyi Ageng Serang dan tujuh rumah sakit swasta sebanyak 121 tempat tidur.

Kemudian, RSUD Wates juga sudah menambah 30 tempat tidur untuk pasien COVID-19.

“Untuk sementara ini, tempat tidur pasien COVID-19 di rumah sakit rujukan COVID-19 di Kulon Progo belum dialihfungsikan. Kami akan memantau perkembangan dari kasusnya,” kata Baning.

Tingkat keterisian tempat tidur rumah sakit rujukan COVID-19 di Kulon Progo, yakni 1,80 persen, dan keterisian antrean/IGD 1,80 persen. Total kapasitas tempat tidur rumah sakit rujukan COVID-19 di Kulon Progo sebanyak 121 tempat tidur, dengan rincian RSUD Wates dari 72 tempat tidur hanya terisi dua pasien, RSUD Nyi Ageng Serang dari 39 tempat tidur nihil pasien, tujuh rumah sakit rujukan COVID-19 sebanyak 37 tempat tidur nihil pasien.

Satgas COVID-19 Kulon Progo Pastikan Tak Kurangi Jumlah Tempat Tidur

“Mayoritas pasien COVID-19 yang ditemukan adalah kontak erat kasus sebelumnya,” katanya.

Ia mengatakan berdasarkan prediksi beberapa ahli kesehatan, apabila masyarakat tidak patuh pada arahan pemerintah menaati protokol kesehatan dan berpergian pada libur akhir tahun, kemungkinan kasus COVID-19 akan meningkat kembali pada akhir Januari atau awal Februari.