DPRD Surabaya Minta SDM Kelurahan Ditambah Agar Anggaran Tepat Sasaran

oleh -

Ia mencontohkan pengadaan fisik seperti terop yang diatur dalam perwali lebarnya hanya 2 meter, sementara pengajuan tahun lalu lebarnya bervariasi, yakni ada yang 3 dan 4 meter. Makanya, lanjut dia, untuk pergeseran anggaran itu jangan sampai jadi kendala atau temuan.

 

“Karena pengajuannya belum terpisah. Ini yang menjadi kendala dan menjadi sedikit mundur waktunya. Ini yang akan dikerjakan oleh Bappeko,” katanya.

 

Begitu juga dengan pengadaan komputer untuk RW, Ayu mengatakan dulu sebelum adanya inovasi dari wali kota soal ini, semua RW sudah mengajukan, itu yang akan diperbaiki.

 

Namun, kata Ayu, jika kekhawatiran tumpang tindih pengajuan yang bisa saja berakibat kepada dobel anggaran sangat kecil bisa terjadi, karena selama ini Pemkot Surabaya telah menggunakan sistem.

 

“Ada kemungkinan tidak dilakukan pemutakhiran data, karena pengajuan itu di tahun 2020, sementara program ini baru muncul di tahun 2021. Bisa juga karena kurangnya sosialisasi, jika satu RW akan dapat satu komputer, sehingga ada kemungkinan dobel pengajuan. Jangan sampai ada yang dapat lebih dari satu, sehingga muncul iri dan lainnya,” ujarnya.(Anjas)

KETERANGAN : Bagi yang ingin menayangkan ulang harap lampirkan Link hak cipta Sumber berita ini