BTN Kejar Target Penyaluran KPR Non Subsidi Rp10,3 Triliun

oleh
Screenshot_2021-11-06-11-24-57-73_40deb401b9ffe8e1df2f1cc5ba480b12

Jakarta, KRsumsel.com – PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk tengah mengejar target pencapaian penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) nonsubsidi sebesar Rp10,3 triliun pada tahun ini.

Executive Vice President Nonsubsidized Mortgage & Personal Lending Division (NSLD) Bank BTN (Persero) Suryanti Agustinar dalam rilis di Jakarta, Sabtu, mengatakan, untuk mengejar target tersebut, pihaknya menggelar roadshow di Yogyakarta, Medan, Surabaya, Bandung dan Makassar yang dinilai populasinya tinggi dengan tingkat pendapatan per kapita masyarakatnya juga besar, dan memiliki penduduk millenial yang cukup banyak.

“Kami roadshow untuk melakukan pendekatan langsung ke millenial yang saat ini menjadi segmen yang paling diincar BTN. Kami harapkan KPR BTN Gaess for Millenials dapat mendominasi 60 persen dari keseluruhan penyaluran KPR nonsubsidi,” ujarnya.

Setelah dirilis akhir Oktober 2021 lalu, fitur Graduated Payment Mortgage pada KPR BTN Gaess for Millenial gencar disosialisasikan oleh BTN, salah satunya lewat ajang roadshow di lima kota besar di Indonesia.

BTN Kejar Target Penyaluran KPR Non Subsidi Rp10,3 Triliun

Fitur Graduated Payment Mortgage (GPM) digagas Bank BTN untuk menggaet para millenial untuk membeli rumah dengan KPR BTN Gaess For Millenial. Fitur tersebut memudahkan milenial karena angsurannya cenderung ringan pada beberapa tahun pertama dengan perhitungan suku bunga kredit yang lebih kompetitif.

“Kami pernah melakukan roadshow ini saat pertama kali KPR BTN Gaess for Millenial diluncurkan pada tahun 2018 di kota yang sama dan berhasil menarik animo yang tinggi. Tahun ini kami harap juga demikian apalagi ekonomi sudah mulai pulih, dan sektor properti bangkit,” kata Suryanti.