Herman Deru Keliling Ponpes Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW

oleh
IMG_20211102_194322_411

Tak hanya ikut merampungkan pembangunan masjid, Herman Deru dalam sambutannya juga mengajak maayarakat memaknai peringatan maulid Nabi Muhammad SAW ini dengan meneladani akhlak Rasulallah.

Menurut Herman Deru Nabi Muhammad SAW adalah contoh pribadi yang memiliki akhlak mulia. Bahkan jauh sebelum diangkat menjadi Rasul, beliau sudah terkenal atas sifat kejujurannya, sehingga mendapat julukan Al-Amin. Sejak kecil memiliki etos kerja yang tinggi, dan juga memiliki jiwa kepemimpinan yang demokratis, arif dan bijaksana, sehingga berhasil membangun tatanan masyarakat yang beradab.

“Keteladanan beliau inilah yang tentu saja masih sangat relevan untuk diterapkan dalam kehidupan kita. Mengapa Pertama, karena beliau berhasil memimpin sebuah bangsa yang majemuk, dengan  mengayomi semua kelompok masyarakat, membangun toleransi serta menjaga kerukunan umat. Kemajemukan tersebut tentu tidak jauh berbeda dengan kondisi bangsa kita, yang masyarakatnya berbeda-beda suku, agama, ras dan golongan,” jelas Herman Deru.

Selanjutnya Nabi Muhammad SAW selalu jujur dalam ucapan, sikap dan tindakan. Tidak ada yang dibicarakan kecuali kalimat-kalimat kejujuran, meski pada saat bercengkerama dengan para sahabatnya sekalipun. Dan pada kehidupan kita saat ini,  kejujuran menjadi sesuatu yang sulit lagi ditemukan.

“Saya berharap kita semua dapat mencontoh apa yang diajarkan dan diteladankan oleh Nabi Muhammad SAW. Bagaimana kita bisa saling menghargai, tolong menolong, rukun dan gotong royong. karena itu juga menjadi karakter dan jati diri yang harus tetap dilestarikan,” tambah Gubernur yang terkenal ramah tersebut.

Menurut Herman Deru masyarakat juga harua dapat menunjukkan bahwa sebagai mayoritas umat Islam mampu mengayomi umat agama lain. Sebarkan perdamaian dan sikap saling menghargai antar sesama. Kembangkan kebersamaan dan kerukunan hidup antar umat beragama. Termasuk bagaimana kita mengatasi permasalah.