BPS: Produksi Padi di Kalbar Hingga September 641,36 Ribu Ton GKG

oleh
Screenshot_2021-11-02-12-06-44-94_40deb401b9ffe8e1df2f1cc5ba480b12

Pontianak, KRsumsel.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Kalbar mencatat bahwa produksi padi di Kalbar untuk periode Januari- September 2021 sebanyak 641,36 ribu ton Gabah Kering Giling (GKG) dari realisasi luas panen 204,40 ribu hektare.

“Produksi padi di Kalbar sepanjang Januari hingga September 2021 diperkirakan sekitar 641,36 ribu ton GKG, atau mengalami penurunan sekitar 75,75 ribu ton GKG atau 10,56 persen dibandingkan 2020 yang sebesar 717,11 ribu ton GKG. Penurunan produksi sejalan dengan penurunan luas panen dari periode sebelumnya. Realisasi panen padi sepanjang Januari – September 2021 sebesar 204,40 ribu hektare, atau mengalami penurunan sekitar 34,05 ribu hektare atau 14,28 persen,” ujar Kepala BPS Kalbar, Moh. Wahyu Yulianto di Pontianak, Selasa.

Ia menjelaskan untuk produksi padi tertinggi pada 2021 terjadi pada bulan Maret, yaitu sebesar 167,30 ribu ton GKG sementara produksi terendah terjadi pada bulan November, yaitu sebesar 19,05 ribu ton GKG.

BPS: Produksi Padi di Kalbar Hingga September 641,36 Ribu Ton GKG

“Sama dengan produksi pada 2021, produksi tertinggi pada 2020 juga terjadi pada bulan Maret,” jelas dia.

Sedangkan untuk berdasarkan daerah tiga kabupaten dengan total potensi produksi padi tertinggi pada 2021 adalah yaitu Kabupaten Sambas, Kabupaten Ketapang, dan Kabupaten Landak.

Sementara itu, tiga kabupaten/kota dengan potensi produksi padi terendah adalah Kota Singkawang, Kabupaten Melawi, dan Kota Pontianak.