“Untuk proses pembelajaran tatap muka secara terbatas ini di Sekayu menerapkan 4 hari pembelajaran tatap muka dan 2 hari pembelajaran secara daring,” sambungnya.
Pelaksanaan vaksinasi ke dua dikatakannya, akan dilakukan 28 hari kedepan setelah vaksin pertam ini dilakukan. Siswa yang divaksinasi sebelumnya dilakukan pengecekan terlebih dahulu seperti mengukur tinggi badan, berat badan kemudian baru di skirining lalu divaksin.
“Mudah-mudahan setelah vaksinasi ini dilakukan proses pembelajaran tatap muka secara terbatas bisa berjalan dengan lancar,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA meminta agar perangkat guru dan staf di SLB Negeri Sekayu selalu mengedepankan prokes COVID-19 saat pelaksanaan PTM nanti dimulai. “Selalu patuhi prokes, dan memakai masker saat nanti aktifitas PTM nanti berlangsung,” ucap Dodi Reza.
Kepala Daerah Inovatif Indonesia ini juga menambahkan, para pihak terkait untuk menyisir semua peserta didik di jenjang SLB agar semuanya dipastikan dapat fasilitas vaksinasi. “Sehingga nantinya bisa aman dan lebih safety saat mengikuti proses PTM,” tandasnya.(AS)














