Gubernur berharap, usaha sarung tenun yang diluncurkan di Sulbar dapat mendorong pengembangan ekonomi kreatif yang diharapkan berdampak signifikan bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di masa pandemi COVID-19.
Dia juga berharap potensi kerajinan Sulbar tersebut dapat meningkatkan potensi kepariwisataan Sulbar yang beragam, dengan mengangkat kearifan lokal masyarakat sehingga menopang industri ekonomi kreatif Sulbar.
Ia juga menambahkan, tenun Saqbe Mandar merupakan salah satu ciri khas daerah Sulbar yang telah dikenal sejak zaman dahulu.
Sarung Saqbe Mandar telah diperdagangkan ke penjuru Nusantara, termasuk di daerah Sumatera Barat yang menjadikan Saqbe Mandar sebagai pakaian kebesaran dan dikenakan para petinggi kerajaan zaman dahulu.(Anjas)














