Sukamta di Pelaihari, Senin (19/10), meyakini PNS yang telah diambil sumpah, akan menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Sebab tanggung jawab yang mereka emban, nantinya cukup berat, baik dalam bidang kesehatan maupun pendidikan.
Dia mencontohkan permasalahan pada sektor kesehatan yakni belum usainya pandemi COVID-19, meski sekarang sudah bisa dikendalikan, namun tetap harus diwaspadai karena penularan yang cepat.
“Kita tidak boleh kalah cepat dalam penanganan dan pengendalian COVID-19 sampai nanti pemerintah bisa menyediakan vaksinnya,” pesan Kamta, selepas melantik 19 orang PNS pejabat fungsional, di Aula Sarantang Saruntung, Senin (19/10).
Dia menginginkan para PNS dapat memberikan edukasi kepada masyarakat, sehingga nantinya masyarakat benar-benar memahami cara memutus mata rantai penularan COVID-19.
“Ketika masyarakat tahu tempat subur COVID-19, itu bisa dieliminasi secara swadaya dan kesadaran yang tinggi, maka penularan COVID-19 akan berhenti,” ujarnya.
Pada kesempatan itu Sukamta juga mengingatkan, terkait penanganan stunting yang menjadi tanggung jawab lintas sektor, seperti penyediaan pangan berkualitas, persiapan pra nikah hingga pemenuhan gizi bayi saat masih dalam kandungan harus disiapkan dengan baik.
“Penanganan stunting tidak bisa dilakukan ketika bayi itu sudah lahir, tetapi justru jauh sebelum bayi terlahir ke dunia,” kata Kamta.
Untuk para guru Sukamta mengajak, agar dapat mengambil sisi positif dari sistem belajar daring saat ini yang menjadi momentum untuk menyiapkan generasi muda dalam penerapan pembelajaran berbasis teknologi.
“Saya membayangkan pada suatu saat nanti mungkin kita tidak akan belajar secara langsung lagi, namun berbasis teknologi. Jadi guru-guru mengajarkan muridnya dari tempatnya masing-masing,” ucapnya.
PNS dilantik dan diambil sumpahnya terdiri dari lima orang guru, satu orang pengawas bibit ternak, satu orang penata ruang ahli dan 12 tenaga kesehatan.
Turut hadir Sekretaris Daerah Tanah Laut H Danial Kifli dan Kepala BKPSDM Tanah Laut Hairul Rijal serta tamu undangan lainnya. (Anjas)












