12 Pesilat Banjarmasin Ikut Pelatnas Untuk Tanding di Portugal

oleh

Banjarmasin, KRsumsel.com – Sebanyak 12 pesilat Kota Banjarmasin mengikuti Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) di Jakarta dan Bogor untuk persiapan pertandingan di Portugal.

Rombongan pesilat yang didampingi pelatih dan ofisial dari Asosiasi Perguruan Pencak Silat Budaya Indonesia (APPSBI) Kota Banjarmasin tersebut dilepas Pemerintah Kota Banjarmasin di Balai Kota, Senin.

“Total 12 orang yang kita lepas untuk mengikuti Pelatnas di Jakarta dan Bogor tersebut,” ujar Plt Wali Kota Banjarmasin H Hermansyah di Bala Kota, Senin.

Menurut pria yang juga Ketua Komite Olahraga Nasional (KONI) Kota Banjarmasin tersebut, para pesilat ini merupakan atlet berprestasi yang telah memenangi kejuaraan dalam pertandingan di Kalimantan Timur beberapa waktu lalu.

Kegiatan Pelatnas tersebut, jelasnya, sebagai upaya pembinaan terpusat terhadap seluruh atlet Indonesia yang akan mengikuti pertandingan di Kota Lisbon, Portugal.

Memang, katanya, mestinya para atlet tersebut telah berlaga di kejuaran internasional di Portugal sekitar Oktober 2020 ini.

Namun mengingat saat ini sedang terjadi wabah penyebaran virus corona atau COVID-19, maka pelaksanaan pertandingan di Portugal ditunda sampai Juni 2021.

“Kami tetap mendorong para atlet, tetap mensuport mereka untuk berlatih, walaupun kemarin tertunda, tetapi mereka harus tetap semangat dan alhamdulillah terpanggillah mereka untuk mengadakan Pelatnas,” ujar Hermansyah.

Mengingat event yang akan diikuti para atlet kota berjuluk seribu sungai ini merupakan ajang bergengsi, maka dia berharap para atlet selain berusaha maksimal untuk mendapatkan yang terbaik, juga diharapkan bisa membawa olahraga pencak silat khususnya silat kuntaw yang merupakan kebudayaan asli Indonesia (kebudayaan daerah Kalsel-red) ini agar lebih dikenal dunia internasional.

Keikutsertaan para atlet pencak silat kuntaw dalam event bergensi ini, ucap Hermansyah, merupakan sebuah momen bersejarah bagi perkembangan olahraga itu sendiri.

Sebab, selama ini, kata dia, olahraga bela diri tersebut hanya dikenal di Provinsi Kalsel saja.

“Karena itu, dengan keikutsertaan dalam event ini, kita berharap olahraga kuntaw benar-benar dapat dikenal masyarakat dunia,” tuturnya.

Harapan lain yang disampaikan Hermansyah, dalam kesempatan tersebut, agar saat bertanding mereka bisa memaksimalkan kemampuannya, sehingga bisa mendapatkan hasil yang diinginkan.

“Kita berharap mereka minimalnya bisa mendapatkan medali perak nantinya,” pungkasnya. (Anjas)