Kepala Kantor Wilayah Perum Bulog Sulteng Basirun di Palu, Senin membenarkan pihaknya dipercaya pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial untuk menyediakan stok beras sesuai kebutuhan untuk mendukung program bantuan sosial (bansos) beras bagi PKH di seluruh provinsi, kabupaten dan kota di Tanah Air.
Di Sulteng, kata dia, berdasarkan data dari Dinas Sosial Provinsi Sulteng ada sebanyak 155.174 keluarga penerima manfaat program PKH.
Jumlah itu, kata Basirun, tersebar di 13 kabupaten dan kota yang ada di Provinsi Sulteng.
Dia menjelaskan penyaluran beras PKH sudah dilakukan sejak September 2020 untuk jatah dua bulan, yakni Agustus-September 2020.
Setiap KPM-PKH mendapat jatah beras dari Kemensos sebanyak 15kg/kk.
Tahap pertama penyaluran sudah dilakukan dan sementara berjalan di seluruh kabupaten/kota di daerah itu.
Berdasarkan laporan yang diterima, kata Basirun, Bulog Sulteng hingga kini telah mengeluarkan beras guna mendukung program pemerintah untuk pemberian bantuan beras kepada PKH di provinsi itu sudah 2.598 ton atau sekitar 37,21 persen dari alokasi yang diamanahkan oleh pemerintah pusat sebanyak 6.982 ton.
Pemerintah pusat, menurut dia, telah memberikan batas waktu penyaluran bansos beras PKH di seluruh daerah, termasuk di Provinsi Sulteng, sampai dengan 31 Oktober 2020.
Dia juga menjelaskan bahwa dalam program bantuan beras untuk PKH, Bulog hanya sebatas menyediakan.
“Dan yang akan menyalurkan sampai ke titik distribusi terdekat adalah transporder angkutan yang telah ditetapkan,” katanya. (Anjas)













