Begal Beraksi, Pepet Korban Lalu Rampas Handphone dan Dompet

oleh
WhatsApp Image 2020-08-19 at 12.10.54

PALEMBANG, KR Sumsel – Aksi pembegalan kembali terjadi di wilayah hukum Polrestabes Palembang tepatnya di wilayah seberang Ilir.

Dimana korban Iskandar terpaksa menjalani perawatan intensif di rumah sakit setelah dirinya menjadi korban begal oleh dua orang tak dikenal (OTD).

Dimana korban Iskandar (57) yang sehari-hari berjualan di Pasar Palimo ini hendak pulang ke rumahnya di Jalan Swadaya, Alang Alang Lebar pada Rabu (19/8/2020) pagi pukul 04.00.

Saat melintas di Jalan Inspektur Marzuki, Siring Agung, Ilir Barat (IB) I, korban dipepet oleh dua orang mengendarai sepeda motor.

“Bapak saya dipepet dua orang boncengan naik motor. Bahu bapak ditepuk dari belakang oleh orang itu,” ungkap Rizki Anggraini (27 ), putri korban saat melapor ke SPKT Polrestabes Palembang, Rabu (19/8/2020).

Sadar akan menjadi korban kejahatan, lanjut Rizki, ayahnya lalu memacu sepeda motor, namun kedua orang tersebut terus mengikuti.

Diduga tak dapat mengendalikan kendaraan karena terus dipepet para pelaku, kendaraan korban masuk ke dalam saluran air.

“Bapak jatuh karena dikejar dua orang itu. Kan dipepet terus, jadinya bapak bawa motor minggir-minggir,” kata Rizki.

Disaat korban tak berdaya, kedua pelaku merampas dompet dan handphone korban.

Korban pun kehilangan sejumlah uang dan surat kendaraan berupa STNK motor Honda Beat warna putih dengan pelat nomor BG 2962 ACR.

“Dompet sama isinya, terus handphone punya bapak yang diambil. Kalau motor tidak, karena motor rusak-rusak,” ucap Rizki.

Usai kejadian Iskandar  dibawa warga yang melintas ke Rumah Sakit Siti Khadijah karena mengalami luka, terutama di kaki bagian kanan.

“Bapak masih dirawat karena kaki sebelah kanan bolong (luka berat). Rencana besok lusa mau dioperasi,” tutup Rizki.

“Laporan sudah kami terima ,” ujar ka SPKT Polrestabes Palembang AKP Heri.

Heri, mengimbau masyarakat agar berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan, terutama saat berkendara.

“Masyarakat diimbau tidak berkendara di lokasi dan jam-jam rawan. Harus tetap waspada” tutupnya. (****)