Aceh Barat perketat pengawasan bagi pendatang cegah penularan COVID-19

oleh
0bfa7e07-bb13-454f-9fb3-8f3dcfd2f355_169

Meulaboh, KR Sumsel – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat terus memperketat pemeriksaan warga pendatang dengan melibatkan satgas di setiap desa, untuk menegah penyebaran COVID-19 di masyarakat dari pendatang yang tidak melaporkan kedatangannya kepada pihak terkait.

“Langkah ini kita lakukan untuk memastikan tidak ada warga pendatang ke Aceh Barat yang tidak melaporkan keberadaannya di tengah-tengah masyarakat,” kata Bupati Aceh Barat, Ramli MS di Meulaboh, Selasa.

Aceh Barat perketat pengawasan bagi pendatang cegah penularan COVID-19

Menurut dia penguatan satgas pencegahan COVID-19 di setiap desa, juga dimaksudkan untuk terus menjaga status zona hijau di Aceh Barat dari pandemi yang sangat berbahaya tersebut.

Ramli MS menjelaskan, selama ini, beberapa pasien positif COVID-19 yang terjaring di Aceh Barat seluruhnya merupakan warga pendatang yang kedatangannya tidak diketahui oleh Tim Gugus Tugas Pencegahan dan Penanggulangan (TGPP) COVID-19 Aceh Barat.

Berkat kesigapan satgas di setiap desa, akhirnya para pendatang yang datang tanpa melaporkan kedatangannya, kemudian dilakukan tes cepat dan tes usap sehingga kemudian diketahui warga pendatang tersebut terinfeksi virus corona.

“Oleh karena itu, pengawasan di setiap desa terus kita lakukan, agar tidak ada warga lokal di Aceh Barat yang terinfeksi COVID-19,” kata Ramli MS menambahkan.

Ia juga meminta kepada setiap warga yang menampung para pendatang yang berasal dari zona merah atau luar daerah, agar melaporkan kedatangan tamu kepada satgas di desa.

Hal ini untuk mencegah agar para pendatang ke Aceh Barat benar-benar steril dari COVID-19 atau penyakit menular lainnya, kata Ramli MS menuturkan. (anjas)