BANYUASIN, KRSumsel.com – Lembaga Swadaya Masyarakat Nusantara Express (LSM – NE) menyoroti pekerjaan proyek betonisasi halaman SD Negeri 1 Lebuk Karet , Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin. Pasalnya, diduga pekerjaanya tidak sesuai bestek (Mark Up) atau hanya asal jadi.
Proyek dari Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Pertahanan kabupaten Banyuasin (Disperkimtan) dana APBD tahun 2020 dengan anggaran Rp.200.000.00,- di nilai Asal-asalan. Proses pengerjaan yang disaksikan langsung oleh Pihak Sekolah tidak sesuai dengan yang diharapkan.
Dari pantauan LSM – NE dilapangan, nampak sekali banyak item-item pekerjaan yang tidak diterapkan diduga pekerjaan yang kami temukan sudah mengalami Retak-retak dan patah – patah dari awal masuk Sepanjang Halaman Ketebalan bervariasi 10 – 12 Cm,
“di duga tidak menggunakan Ukuran Sebenarnya, juga waktu pengerjaan tidak
diratakan terlebih dahulu langsung menghamburkan pasır dan langsung cor tidak memakai takaran”. Ujarnya Ketua LSM – NE, Ismail Abdullah saat di temui di kantornya, Rabu (24/06/2020).
Sementara Ismail Abdullah menambahkan di saat tim nya melakukan Iventigasi Kelapangan kami menumukan Pekerjaan Pengecoran Halaman SDN 1 Lebuk Karet Kecamatan Betung dimana tidak ditemukan papan merek perkerjaan, sedangkan baru berapa bulan pengecoran halaman tersebut sudah retak-retak dan patah-patah, Ketebalannya tidak merata (bervariasi) kuat dugaan Ketebalan adanya Mark-Up. Jelasnya.
Kami Meminta Kepada Intansi terkait dan penegak hukum yang ada dapat mengevaluasi dan mengusut temuan kami dilapangan bersama masyarakat tersebut menyagkut adanya dugaan merugikan Negara dan Masyarakat kiranya dapat membantu kami dalam pengusutan secara terbuka dan transparan di lapangan dan jangan ditutupi bila ditemukan sedikit pun adanya unsur Pidana korupsi yang merugikan Negara atau masyarakat, maka mohon di proses secara hukum, Tegasnya. (Yan)













