Dia menjelaskan, Pasar Kebon Semai Sekip memang berhenti beroperasi sejak H-3 hingga H+4 Idul Fitri. Selama pasar belum beroperasi, pihak PD Pasar akan melakukan sterilisasi pasar dengan cara penyemprotan disinfektan dan melakukan protokol kesehatan lainnya berdasarkan instruksi gugus tugas.
“Ada sekitar 150 pedagang di Pasar Kebon Semai Sekip. Akan kami rencanakan juga untuk pemeriksaan terhadap seluruh pedagang. Kami prioritaskan dulu untuk pedagang yang dekat pasien meninggal itu. Sekitar ada 100 orang kita prioritaskan untuk diperiksa,” kata Abdul.
Baca Juga : Turuti Perintah Guru Untuk Foto Tanpa Busana, Siswi di Bandung Jadi Budak Seks Guru
Pihaknya pun saat ini sedang melakukan penyelidikan terhadap kegiatan terakhir pasien N sebelum dirawat. Berdasarkan penyelidikan sementara, sudah 10 hari lebih N tidak beraktivitas di pasar karena sakit.
“Tapi tetap kami antisipasi supaya tidak cepat menyebar. Selama PSBB, kami lakukan pengetatan dan pasar belum beroperasi. Tutupnya kami perpanjang mulai besok sterilisasi dan pedagang melalui koordinator paguyuban untuk penjadwalan pemeriksaan,” tambah Abdul. (idz/bac/cnn)














