Proyek Jalan Kampung IV Gunung Dempo Disinyalir Sarat Penyimpangan, DPRD Tinjau Lokasi

Pagar Alam, Krsumsel.com - Program Pembangunan Jalan dan jembatan dengan paket pembangunan jalan akses Kampung IV Gunung Dempo Kota Pagar Alam dengan nomor kontrak 620/01/SP/DPUPR-BM/2019 tanggal 04 july 2019, yang bersumber Dana Alokasi Khusus (DAK) APBD Kota Pagar Alam TA 2019 senilai Rp 10.133.552.000,- terlihat banyak kejanggalan.

Pantauan dilapangan pengerjaan jalan tersebut sudah selesai namun ada beberapa titik terlihat pengerjaan yang tidak sesuai, pengaspalan jalan tersebut tidak merata hal ini terlihat dari ketebalan aspal disepanjang jalan tersebut yang tidak merata. 

Selain hal itu ada beberapa titik rawan akan longsor dan jika diterpa hujan deras sisi kiri dan kanan jalan rawan akan kerusakan, hal ini tentu sangat mengejutkan karena melihat pengerjaan pembangunan jalan ini baru saja selesai.

Menyikapi Pemberitaan Disalah satu media, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Pagar Alam, Melalui Komisi Tiga yang di Ketuai Yumisah SE, dan Anggota Pandin Firmansyah, Dedi Buhari, Hengki Biantoro, Abdul Fikriyato, Zefeni Amir, serta di dampingi dari Pihak Dinas Pekerjaan Umum, Pj kepala Dinas A Parliansah, Kepala bidan Bina Marga Ardiansyah.
Meninjau langsung Proyek Jalan Kampung IV yang Menelan Dana Miliaran Rupiah ini.

Ketua Komisi III DPRD Yumisah Ketika Di wawancara Via Phone Oleh Krsumsel.com, Membenarkan Bahwasanya pihaknya Telah Meninjau Lokasi Bersama Seluruh Anggota Komisi III, memang terlihat dalam pengerjaanya masih belum sempurna dan masih terlihat banyak tanah-tanah berserakan, Namun ini Masih Dalam Masa Perawatan Pihak Kontraktor jadi Untuk saat ini Kami hanya Baru sekedar Memberikan Masukan Kepada Pihak Dinas PU" ujarnya.

"Memang terlihat ada beberapa bagian yang berlobang-lobang juga sudah dilakukan penutupan, kemudian untuk jembatan yang ternyata juga masuk dalam proyek tersebut kami masih belum mengetahui, mungkin nanti dalam peninjauan lanjutan akan kami lihat pembangunanya,tambah yumisah.
Saat ini kan BPK juga tengah bekerja Memeriksa, Kita tunggu saja hasil Pemeriksaan BPK, karena pihaknya tidak bisa Menaksir berapa dan apa kerugian dalam proyek jalan tersebut karena kami hanya melaksanakan pengawasan saja sifatnya,"tutupnya.

Pihak Kontraktor PT. Karya Duta Mandiri sejahtera yang bertanggung jawab dalam pengerjaan proyek ini, saat dikonfirmasi via phonselnya, sampai berita ini diturunkan tak pernah bersedia ditemui.

Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum Pj A Parliansyah ST ketika ditemui juga sudah mengetahui Prihal Temuan tersebut dan sudah mendapat laporanya, senada dengan komentar PPTK ia akan terus meninjau dan turun ke lapangan guna melihat langsung pengerjaan proyek jalan dan berharap segera di lakukan perbaikan" kata parlin. (ca)

No comments

Powered by Blogger.