BI Sumsel Musnahkan 6.900 Lembar Upal

Palembang, KRSumsel.com-Bank Indonesia hari ini, Rabu (09/10) memusnahkan uang palsu sebanyak 6.900 embar dengan nominal lebih dari 5 miliar. Uang tersebut dipastikan merupakan uang palsu yang beredar di masyarakat sejak tiga tahun lalu di Provinsi Sumsel. 

Disaksikan pihak Kejati dan Polda Sumsel, pemusnahan ini dilakukan di kantor Perwakilan Bank Indonesia di Kota Palembang. 

Kepala Perwakilan BI Sumsel, Yunita Resmi Sari mengatakan, Dari temuan uang palsu tersebut yang terbanyak adalah pecahan nominal 100.000, yakni sebanyak 3.662 Iembar, sisanya diikuti pecahan lain mulai dari 50.000 sebanyak 2.719 Iembar, 20.000 sebanyak 412 Iembar, 10.000 sebanyak 82 Iembar dan 5.000 sebanyak 25 Iembar

"Jika di Nominalkan Uang palsu tersebut senilai Rp 511.015.000 atau lebih dari setengah miliar", terang dia, Rabu (09/10). 

Lanjut dia, uang rupiah palsu tersebut diserahkan oleh perbankan maupun masyarakat langsung kepada bank sentral. Menurutnya, temuan ribuan lembar uang palsu selama tiga tahun terakhir itu tergolong sedikit. 

"Untuk memeriksa keasliannya, kami memerlukan waktu karena harus dikirimkan ke Kantor BI di Jakarta dan setelahnya perlu mendapatkan penetapan dari Pengadilan Negeri," ungkapnya. 

Selain itu, dalam pemberantasan Upal BI juga berkoordinasi dengan Kejaksaan Tinggi, Kementerian Keuangan dan Badan Intelijen Negara (BIN). "Upaya pemberantasan uang palsu merupakan salah satu bentuk dari upaya kita menjaga uang rupiah sebagai lambang NKRI," katanya.

"Sosialisasi juga kita lakukan ke seluruh segmen masyarakat, mulai dari pelajar, akademisi, profesional dan petugas teller perbankan sebagai garda terdepan penerima uang dari masyarakat," bebernya.

Sementara itu, Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumsel, AKBP Dewa Nyoman mengatakan, sejauh ini belum ada tersangka yang menjalani atas kasus peredaran uang palsu di Sumsel.

"Biasanya uang palsu itu beredar di dunia malam, seperti hiburan malam. Termasuk juga menjelang hari besar keagamaan, itu sangat rawan sekali," singkatnya. (yuyun)

No comments

Powered by Blogger.