Bupati Banyuasin Berikan Kuliah Umum Kepada Ratusan Mahasiswa

Palembang, KR Sumsel – “Jangan minder karena miskin, seharusnya karena miskin kita terpacu untuk lebih berusaha bangkit menuju keberhasilan dengan belajar yang baik,”kata Bupati Banyuasin H Askolani saat memberikan kuliah umum dihadapan 300 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palembang dari berbagai Fakultas, Kamis (12/9/2019).

Selain memberikan kuliah umum juga dilakukan penanda tangan MoU antara Bupati Banyuasin H Askolani dengan Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang, Dr Abid Djazuli.

MoU juga dilakukan antara Dekan Fakultas FKIP Universitas Muhammadiyah Palembang, Dr Rusdi A Sorodj dengan Ketua Bappeda dan Litbang Banyuasin Erwin Ibrahim.

Bahkan Askolani dengan jujur mengatakan, bahwa dia bukan dari keluarga kaya, bukan dari keluarga pejabat, bukan dari pengusaha besar.

“Saya ini lahir dari keluarga miskin dan dari desa, tapi saya tidak minder, kita jangan minder dengan kondisi kita sekarang atau pun bangga dengan status kita sekarang, karena kita anak orang kaya, tapi buktikan 5-10 tahun depan mau jadi apa kita, saya berharap adik adik mahasiswa menjadi berhasil bahkan lebih dari dari saya sebagai bupati yang adik adik mahasiswa bisa raih,” tandas Askolani memberi motivasi.

Bupati juga menuturkan, pembangunan di Banyuasin memiliki 7 program pokok prioritas Banyuasin Bangkit Adil dan sejahtera, yaitu perbaikan infrastruktur, pertanian, pelayanan publik kesehatan, UMKM, pendidikan cerdas, relegius dan terbuka.

“Semua ini didukung dengan potensi wilayah banyuasin antara lain banyuasin sebagai daerah penyangga ibukota Palembang, luas wilayah yang terhampar, taman nasional hutan manggrove terbesar di Asia Tenggara dan potensi lainnya, oleh karena itu perlu didukung oleh dunia akademik didalam mengoptimalkan potensi tersebut, terutama didalam menyusun langkah strategis yang jitu untuk memberdayakan hal ini,”kata Askolani yang genap 1 tahun memimpin Banyuasin.

Tingkat kemiskinan, ujarnya masih menjadi masalah serius di Indonesia termasuk di Banyuasin, persentase kemiskinan di Banyuasin masih mencapai 11,8% dan ini merupakan nilai yang perlu menjadi perhatian, karena sesuai dengan RPJMN nasional, Presiden Jokowi mencanangkan untuk menurunkan tingkat kemiskinan dengan memaksimalkan pemberdayaan kemasyarakatan seperti, pariwisata, UMKM pertanian dan lain lain. (js.com)

No comments

Powered by Blogger.