» » » » KSM Provinsi Ditutup, 11 Siswa Pastikan Wakili Sumsel di Ajang Nasional

Palembang, KR Sumsel - Perhelatan Kompetisi Sains Madrasah (KSM) Tingkat Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) resmi ditutup Kakanwil Kemenag Sumsel diwakili Kepala Bagian Tata Usaha H. Abadil di Gedung Serbaguna Asrama Haji Palembang, Kamis (15/8) sore. Sebanyak 11 siswa dipastikan bakal mewakili Sumsel pada ajang yang sama tingkat nasional di Manado, pertengahan September mendatang.

Mereka yang dipercaya mewakili Sumsel adalah pemenang atau juara pertama pada sembilan bidang yang dilombakan, yaitu bidang studi Matematika Terintegrasi, IPA Terintegrasi, IPA Terpadu Terintegrasi, IPS Terpadu Terintegrasi, Biologi Terintegrasi, Fisika Terintegrasi, Kimia Terintegrasi, Ekonomi Terintegrasi, dan Geografi Terintegrasi.

Untuk tingkat madrasah ibtidaiyah (MI), siswa yang berhasil meraih juara pertama adalah Syifa Aulia Putri dari MI Terpadu Ummi Lubuklinggau (matematika) dan Nurul Salsabila dari MIS Al Muhajirin Musi Rawas (IPA). Sedangkan di tingkat madrasah tsanawiyah (MTs), pemenangnya adalah Nakhwa Azzahra dari SMP IT Harapan Mulia Palembang (matematika), Reyhans Pratama dari MTs Darussalam Prabumulih (IPA), dan Kayla Fauziah Fajri dari MTsN 2 Palembang (IPS).

Untuk tingkat madrasah aliyah (MA), para peraih juara pertama adalah Nur Afifah dari MAS Nahdlotul Muslimin Ogan Komering Ulu (matematika), Fariz Anwar Dzaky dari MAN IC Ogan Komering Ilir (biologi), M. Labib al Faraby dari MAN IC Ogan Komering Ilir (fisika), Gading Widiansyah dari MAN IC Ogan Komering Ilir (kimia), M. Dugi Alfaro Putra dari MAN IC Ogan Komering Ilir (ekonomi), dan Aulia Afifatuz Zulfah dari MAN IC Ogan Komering Ilir (geografi).


Kabag Tata Usaha H. Abadil mengucapkan selamat kepada para juara yang berhak mewakili Sumsel di ajang nasional. Dia berpesan agar para siswa tidak cepat puas dengan hasil yang telah diperoleh.

“Keberhasilan meraih juara di ajang ini merupakan awal dari perjuangan anak-anak sekalian. Mulai saat ini bersiaplah dengan lebih serius dan sungguh-sungguh lagi. Di bawah bimbingan guru-guru kalian, teruslah berlatih dan mengasah kemampuan. Sebab, persaingan di tingkat nasional nanti pasti akan lebih ketat lagi. Kami doakan anak-anak dapat mencetak prestasi dan mengharumkan nama Sumsel di Manado nanti,” tutur Abadil.

Abadil menambahkan, KSM merupakan ajang untuk menggali potensi siswa dalam mengintegrasikan antara pengetahuan agama dengan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). “Melalui ajang ini kita bisa mengukur sudah sejauh mana kemampuan siswa-siswa kita dalam wawasan keagamaan dan IPTEK. Sehingga nantinya kita bisa melakukan evaluasi dan perbaikan di masa-masa mendatang,” ujar Abadil.
Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sumsel H. Khusrin mengaku bersyukur penyelenggaraan KSM tingkat provinsi berjalan lancar. Dia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung.

“Terima kasih kami sampaikan kepada Kakanwil Kemenag Sumsel, Bapak HM. Alfajri Zabidi atas bimbingan dan supportnya sehingga even ini dapat berjalan lancar sesuai rencana. Juga ucapan terima kasih kepada seluruh pejabat Kanwil, Kankemenag Kabupaten Kota, para Kepala Madrasah, dewan guru, dan seluruh siswa yang turut berkompetisi,” tuntas Khusrin. (quds/idrus)

About Redaksi Krsumsel

Terimakasih telah berkunjung di krsumsel.com.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Leave a Reply