» » » » Pendamping PKH, Diduga Sunat Dana Setiap Kali Pencairan

MURATARA KR Sumsel - Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), diduga melakukan pungutan liar (pungli), kepada penerima PKH. 

Pasalnya, setiap kali pencairan dari dana PKH, penerima diwajibkan membayar uang RP50 ribu sampai dengan Rp100 Ribu, yang diminta oleh pendamping (PKH) Kecamatan Karang Dapo. 

Diungkapkan oleh penerima (PKH) YY (38) dan NR (42) pada Senin (14/5) di kediamannya, membenarkan setiap kali pencarian dari dana PKH tersebut, kami diwajibkan membayar uang setoran sebesar 50ribu sampai dengan Rp100 per orang, kepada pendamping pelaksana dari PKH Kecamatan Karang Dapo. 

Lanjut YY, kerap sekali kami diancam atau di singgung masalah setoran tersebut, jika kalian tidak mau membayar uang setoran tersebut, maka bagian kalian bisa kami perkecil, bahkan sampai dengan pencoretan nama dari perserta penerima PKH. 

"Kami takut untuk mengadu kepada yang berwenang, dengan adanya ancaman kami juga takut tidak dapat lagi kedepannyanya dari program PKH tersebut,"Paparnya. 

Sementara itu saat dikonfirmasi terpisah, pengakuan dari pendamping pelaksanaan dari PKH, "PH" mengakui setiap kali pencairan dari dana PKH pihaknya meminta kepada penerima PKH, tapi tidak seluruhnya kami pinta, ada orang-orang yang tertentu kami pinta. (AkaZzz KR)

About Redaksi Krsumsel

Terimakasih telah berkunjung di krsumsel.com.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Leave a Reply