» » » » » Tunggakan Jamsoskes tak Kunjung Dibayar, RSUD "Gegana"

OKI, krsumsel.com - Jelang masa pensiunnya yang tinggal menghitung hari, Direktur RSUD Kayuagung, dr H Fikram masih memikirkan besarnya tunggakan Jamsoskes sebesar Rp23 Milyar lebih yang belum dibayarkan Pemerintah sejak tahun 2015 lalu.

Akibat besarnya tunggakan ini, membuat Direktur RSUD Kayuagung, Gelisah Galau Merana (Gegana).

Direktur RSUD Kayuagung, dr H Fikram mengaku prihatin dengan besarnya tunggakan yang belum dibayarkan oleh pihak Pemerintah Provinsi sejak tahun 2015 lalu, sehingga berdampak pada nasib petugas medis di rumah sakit milik Pemerintah Daerah Kabupaten OKI, dimana jasa medis pegawainya belum dibayarkan selama 5 bulan terakhir.

"Kita tidak ingin pelayanan kepada masyarakat terganggu oleh faktor apapun, namun disisi lain pihak ketiga yang memasok obat-obatan dan bahan medis habis pakai yang rutin harus disediakan terus mendesak agar ada juga pembayaran barang-barang yang mereka sediakan. Kalau tidak mereka akan menghentikan pengiriman barang apabila tidak ada pembayaran," ungkap Fikram, Kamis (14/3).

Menurut Fikram, Bupati OKI juga pernah menyatakan agar tahun 2019 ini tidak ada lagi hutang piutang terkait program berobat gratis di OKI karena dana sudah tersedia. Tapi disini dinas terkait dalam hal ini Dinas Kesehatan  sepertinya tidak merespon, seharusnya mereka jemput bola dengan berkoordinasi ke Dinas Kesehatan Propinsi guna mempertanyakan, karena Pemprov Sumsel sudah menganggarkan pembayaran Jamsoskes untuk OKI senilai Rp11 Milyar di tahun ini," tandasnya.(ata)

About Redaksi KR Sumsel

Terimakasih telah berkunjung di krsumsel.com.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Leave a Reply