» » » » Golkar Pertanyakan Laporan Pengaduan Ke Bawaslu OI

OGAN ILIR, KRSUMSEL.COM - DPC Partai Golkar Kabupaten Ogan Ilir mempertanyakan ttentang pengaduan tim sukses golkar dari dapil V kepada bawaslu Ogan Ilir.

Adapun aduan tersebut, adanya unsur pengancaman yang didugal dilakukan Kunyadi Caleg berasal dari PDI Perjuangan.

Ketua Golkar dalam hal ini memerintahkan Wakil Ketua Golkar yang membidangi Hukum Dan Ham Ir H Aspas Muhtar MM, saat diwawancarai Senin (11/3) mengatakan kedatangannya kebawaslu guna mempertanyakan masalah pengaduan atas ancaman serta intimidasi terhadap salah satu tim suksesnya yang ada di Desa Payaraman dapil V.

"Tadi saya sudah koordinasi dengan bawaslu bahwasannya ada unsur ancaman dengan mengatakan dengan kalimat (kamu hati hati sebagai orang jawa jangan macam macam didaerah kami ini daerah Payaraman Kecamatan Payaraman, Kades disini orang saya semua nanti kamu tak usir)," ujarAspas menirukan.

Ditambahkannya, pihaknya mengharapkan agar partai partai yang lain jangan sampai melakukan intimidasi terhadap suku dan ras.

"Kami sudah menyampaikan kepada bawaslu untuk masalah laporan dari masalah pemilihan ini sudah clear tidak ada permasalahan lagi namum ini masuk ranah hukum dalam arti ancaman," jelasnya.

Menurut Aspas, Partai Golkar akan terus menindaklanjuti masalah ancaman tersebut terhadap kadernya dan Golkar akan terus melakukan pembelaan.

"Yang diancam itu, Po penjual nasi goreng dan bandek sudah satu minggu ini tidak berjualan takut atas ancaman Kunyadi," ungkap Aspas.

Sementara Bawaslu OI Darmawan Iskandar membenarkan ada laporan salah satu warga yang masuk ke kami dan sudah kita lakukan tindak lanjut.

Lanjutnya, secara prosedur berdasarkan ketentuan undang undang nomor 7 Tahun 2017 dan berdasarkan peraturan Bawaslu nomor 7 Tahun 2018 tentang penindakan pelanggaran laporannya kemaren sudah kita terima, hari ini status laporan sudah kita umumkan yang isinya adalah laporan tidak bisa ditindaklanjuti karena tidak bisa kita register.

"Jadi dalam laporan untuk saat ini syarat ketentuan materil yang tidak dipenuhi atau tidak lengkap salah satunya bukti, secara prosedur surat sudah kami layangkan sesuai ketentuan aturan, kita kasih waktu tiga hari kepada pelapor untuk menyampaikan terahir hari jumat kita tunggu sampe jam 16.00 WIB. Jadi hasil kajian kami  intinya laporan ini tidak bisa ditindaklanjuti karena syarat materilnya tidak terpenuhi maka sesuai ketentuan tidak bisa ditindaklanjuti," tegas Darmawan. (Yd)

About Admin1

Terimakasih telah berkunjung di krsumsel.com.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Leave a Reply