» » » » Dua Kecamatan di Muratara Kembali Terkena Banjir

MURATARA, KR - Diguyur hujan selama beberapa hari terakhir, dua Kecamatan di Kabupaten Muratara kembali direndam banjir akibat sungai Rawas meluap.

Setelah sempat surut, kini kembali banjir merendam Kecamatan Karang Dapo dan Kecamatan Rawas Ilir.

Kepala BPBD Kabupaten Muratara, Zulkifli menyebutkan, volume air sungai Rawas kembali meningkat sejak Rabu (27/2) lalu setelah diguyur hujan deras dengan rentan waktu yang cukup lama.

"Kecamatan Rawas Ilir baru mau surut, sementara air dari hulu sungai meluap lagi, otomatis daerah yang di hilir seperti Karang Dapo dan Rawas Ilir banjir lagi," ujarnya, Jumat (1/3/2019.

Dia mengatakan, kondisi cuaca yang sering hujan lama membuat pemukiman penduduk yang berada di bantaran sungai Rawas terancam kebanjiran lagi.

"Musim hujan belum berakhir, beberapa hari hari ini sering hujan cukup lama, otomatis air sungai meningkat lagi," ujarnya.

Dia mengimbau masyarakat yang tinggal di sepanjang daerah aliran sungai yang rawan terkena banjir harus bersiap-siap, karena dikhawatirkan banjir kembali melanda.

Untuk mengantisipasi pihaknya juga selalu berpatroli guna memantau kondisi debit air sungai, sehingga perkembangan volume air dapat terpantau.

"Kami terus patroli melihat kondisi debit air sungai Rawas, mudah-mudahan tidak meningkat lagi, kalau pun tetap banjir semoga tidak menimbulkan korban jiwa dan materi," katanya.

Wakil Bupati Muratara, Devi Suhartoni menghimbau agar warga terus waspada terhadap ancaman bencana banjir, karena sebagian wilayah Kabupaten Muratara merupakan daerah langganan banjir.

"Saya minta warga tetap menjaga anak-anak dan orang tua, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan, pastikan juga kabel listrik di rumah tidak ada yang rusak dan terendam air," himbau Wabup.

Masyarakat juga diminta untuk terus melakukan koordinasi dengan pemerintah kecamatan, desa atau kelurahan setempat, sehingga semua permasalahan bisa diatasi dengan cepat.

Jika ada kondisi yang kurang baik, warga terdampak banjir dianjurkan untuk berkonsultasi secepatnya kepada camat, kades atau lurah setempat, terkait apa yang dibutuhkan masyarakat.
(AkaZz KR.)

About Redaksi KR Sumsel

Terimakasih telah berkunjung di krsumsel.com.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Leave a Reply