» » » Kontroversi Remisi Pembunuh Wartawan, Jokowi Tunggu Kajian Kemenkum HAM

KRSumsel.com- Kemenkum HAM tengah mengkaji remisi terhadap otak pembunuhan wartawan Radar Bali, I Nyoman Susrama. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut kajian masih dalam proses.

"Masih dalam proses semuanya. Dalam proses di Dirjen juga di Menkum HAM," ujar Jokowi seusai menghadiri Perayaan Imlek Nasional 2019 di JIEXpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (7/2/2019).


Jokowi enggan menjawab lebih lanjut apakah hasil kajian diputuskan saat peringatan Hari Pers Nasional. Namun Jokowi memastikan akan memberikan putusan jika berkas diterima di mejanya.

"Nanti kalau masuk ke saya akan segera diputuskan," kata Jokowi.

Untuk diketahui, I Nyoman Susrama yang merupakan adik pejabat Bangli menjadi otak pembunuhan terhadap jurnalis Radar Bali, AA Gde Bagus Narendra Prabangsa, tahun 2009 silam. Oleh majelis hakim, Susrama divonis dengan penjara seumur hidup.


Jokowi telah mengeluarkan Kepres No. 29 tahun 2018 tentang Pemberian Remisi Perubahan dari Pidana Penjara Seumur Hidup kemudian mendapat keringanan menjadi 20 tahun. Namun remisi tersebut dikaji kembali.

"Sedang kajian, bapak menteri perintahkan untuk dikaji kembali. Lagi kerja keras memikirkan itu," ujar Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kemenkum HAM Sri Puguh Budi Utami di Kantor Wilayah Kemenkum HAM Jateng, Semarang, Kamis (31/1). (dkp/tor)





SUMBER

About Admin KRsumsel

Terimakasih telah berkunjung di krsumsel.com.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Leave a Reply