» » » » Minat Baca Rendah, K7P Adakan Perpustakaan Keliling Dibumi Serepat Serasan

KRSUMSEL.COM - Minat baca masyarakat Indonesia terbilang rendah bila dibandingkan negara lain. Data dari Perpustakaan Nasional tahun 2017, orang Indonesia rata-rata hanya membaca tiga atau empat kali perminggu. Sementara jumlah buku yang dibaca rata-rata lima sampai sembilan buku pertahun.


Sedangkan berdasarkan studi "Most Littered Nation In the World" yang dilakukan oleh Central Connecticut State Univesity pada Maret 2016, Indonesia menduduki peringkat ke-60 dari 61 negara soal minat membaca. Data tersebut cukup membuat anggota K7P prihatin, karena dari segi penilaian infrastuktur membaca, peringkat Indonesia berada di atas negara-negara Eropa. Namun pada kenyataannya minat baca orang Indonesia tetap saja rendah.


Berbagai kumunitas, terus memacu masyarakat untuk menambah minat dalam membaca, seperti K7P
terus berupaya meningkatkan minat baca masyarakat Bumi Serepat Serasan. Mulai dari meningkatkan kesadaran masyarakat petingnya membaca, dengan cara jemput bolah di tempat tempat kalngan muda mudi berkumpul mendirikan perpustakaan dengan menggunakan Motor Pintar (Mopin)


Ketua Umum Kumunitas Tujuh Pilar (K7P) Yulianto SH MSi mengatakan kegiatan tersebut merupakan program K7P, 2019 yang fokus pada dunia Pendidikan, dan motor pintar (Mopin), merupakan bantuan dari PT Medco E&P Indonesia, dan kegiatan tersebut akan berlanjut setiap sore akan digelar lapak Mopin dan sudah ada -/+ 400 judul buku


"Alhamdulilla ini program K7P 2019, bidang pendidikan karena kita yang fokus pada dunia Pendidikan, dan motor pintar (Mopin), merupakan bantuan dari PT Medco E&P Indonesia, selin itu juga kita mempunyai target bisa membangun gedung sekolah alam, yang saat ini sdh ada lahannya sekitar 1,5 hektar di arah bandara." Ujar Yulianto Minggu (20/1). (HB)

About Redaksi Krsumsel

Terimakasih telah berkunjung di krsumsel.com.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Leave a Reply