» » » » » Sering Lakukan Pungli, Yusuf Diciduk Polisi

KRSUMSEL.COM - Meski pernah di ciduk sebelumnya dan diberikan pembinaan oleh pihak berwajib, tidak membuat M Yusuf (37) yang tercatat sebagai warga Talang Bulang kecanatan Talang Ubi kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), jera untuk melakukan perbuatan yang dama yakni melakukan Pungutan Liar (Pungli) terhadap mobil truk angkutan barang yang hendak masuk ke Kota Pendopo.


Alhasil dirinya kembali di ringkus oleh jajaran Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polisi Sektor Talang ubi pimpinan Ipda M Arafah SH, beserta anggotanya pada Selasa (3/12/2018) sekitar pukul 17.00 WIB. Atas laporan korbannya Sucipto (53) seorang sopir asal kelurahan Bekasi barat kota Bekasi dengan dasal laporan polisi LP/B/248/XII/2018/Sumsel/Res.Muara Enim/Sek.Talang Ubi.


Bermula pada saat Selasa (03/12-2018) sekitar pukul 08.00 WIB, korban yang membawa truk bermuatan barang melintas dari Belimbing menuju kota Pendopo. Saat dilokasi desa Talang bulang kendaraan korban di berhentikan pelaku Yusuf, serta meminta uang secara paksa agar bisa melanjutkan perjalanan tersebut kepada korban, kemudian korban memberikan uang sejumlah Rp.40.000,- kepada pelaju.


Namun setelah masih merasa kurang, pelaku terus meminta secara paksa tambahan Rp.50.000, namun mobil korban langsung melanjutkan perjalanan dan prlaku tetap memaksa meminta tambahan kemudian mengejar mobil tersebut dengan menggunakan sepeda motor miliknya sekitar 100 meter dan saat itu prlaku memberhentikan mobil korban dengan cara menghadang dari arah depan. Dengan adanya kejadian tersebut merasa ketakutan dan keberatan serta merasa dirugikan sehingga melaporkan kejadian tsersebut ke Polsek Talang Ubi.


Menurut keterangan Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwono SH SIK MH, malalui kapolsek Talang Ubi Kompol Okto Iwan Setiawan ST, pelaku M Yusuf merupakan Target Oprasi dimana pelaku seminggu sebelumnya sering memberhentikan dan menyetop mobil truk barang yang melintas.


"Setelah mendapatkan informasi dari para sopir angkutan barang yang melintas, anggota kita melakukan penyelidikan dan memastikan kebenaran kejadian tersebut. Alhasil setelah mendapatkan informasi pasti petugas yang dipimpin langsung kanit Reskrim Polsek Talang ubi langsung mendatangi TKP dan mengamankan Pelaku." jelas Kapolsek melalui Kanit Reskrimnya Ipda M Arafah, Rabu (5/12/2018).


Ketika akan lakukan penangkapan, lanjut Arafah, pelaku sempat mencoba melarikan diri berlari kearah perkebunan. Dan diduga pelaku memiliki komplotan yang sudah sangat sering membuat resah para sopir angkuran barang yang melintas. "Sempat terjadi kejar-kejaran oleh petugas kita, dan petugas kita berhasil meringkus pelaku. Dan pelaku diduga berkelompok, namun saat dilakukan penangkapan pelaku sendirian. Saat ini pelaku beserta barang bukti sejumlah uang tunai berhasil diamankan di mapolsek Talang ubi," imbuhnya


Pelaku juga akan dikenakan pasal 368 ayat 1, KUHP. "Pelaku kita ancam dengan ancaman 9 tahun penjara." pungkasnya


Sementara, dari pengakuan pelaku membenarkan bahwa dirinya sering memberhentikan mobil barang dan meminta sejumlah uang. "Sehari bisa mencapai Rp 100.000, satu mobil bisa Rp 10.000 - Rp 40.000, dan biadanya kami bersama-sama ada teman yang lainnya." akuinya.(HB)

About Redaksi KR Sumsel

Terimakasih telah berkunjung di krsumsel.com.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Leave a Reply