» » » » Nyaris Tertimpa Tembok, Dewi Kini Selalu Was-Was

KRSUMSEL.COM - Dewi, warga Kelurahan Pasar Bhayangkara Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI kini selalu merasa was-was. Pasalnya rumah tempat dirinya tinggal bersama suami dan dua orang anaknya nyaris tertimpa tembok RSUD Kabupaten PALI. Dari penuturan Dewi, kejadian ambruknya sebagian tembok RSUD PALI yang tepat berada di atas rumahnya tersebut terjadi sekitar 2 Minggu yang lalu. Hal itu disebabkan lantaran adanya pembangunan di drainase atau parit di jalan cor beton dekat rumahnya.


"Memang di tempat kami sekarang sedang ada pembangunan drainase parit. Kemungkinan, ketika penggalian tanah untuk pembangunan drainase tersebut, membuat fondasi tanah tembok RSUD longsor dan menyebabkan tembok tersebut ambruk. Nasib baik, itu tidak menimpa rumah kami," ujar Dewi


Selain ambruknya tembok tersebut, Dewi menjelaskan sebagian badan tembok lainnya mengalami keretakan. "Terus, jalan ke arah tempat kami kondisinya sekarang hancur dan rusak parah serta tertutup akibat runtuhan bangunan tembok serta tanah bekas galian drainase tersebut. Kemudian ruang Zal anak terlihat jelas," imbuhnya.

Dirinya juga kini merasa khawatir, takut sebagian tembok RSUD yang lain ambruk, karena hal itu bisa menimpa rumahnya. "Jujur pak, kami sekarang tambah khawatir. Takutnyo roboh lagi bagian tembok yang lain. Selain itu jugo pak, akibat tumpukan material yang masih belum dibersihkan, membuat lingkungan rumah kami terendam air kalau hujan datang. Kemudian pak, Zal anak sudah sangat terlihat jelas. Kami takutnya, kalau roboh lagi, Zal anak RSUD PALI ikut roboh," tambahnya.


Dewi mengaku sudah sempat menanyakan masalah ini ke pihak RSUD PALI, namun dari pernyataan direkturnya mengatakan bahwa RSUD juga menjadi korban.
"Aku pernah pak nemuin direktur RSUD PALI, tapi kata ibu direktur itu, RSUD PALI juga ikut jadi korban. Karena, runtuhnya tembok RSUD akibat pembangunan drainase dari Dinas Pekerjaan Umum. Ibu direktur juga berkata sudah mengirimkan surat kepada dinas PU untuk segera diperbaiki kondisinya sekarang," ungkapnya seraya menunjukkan bukti surat dari RSUD PALI tersebut ke media ini.


Ia berharap pemerintah melalui dinas terkait segera memperbaiki hal ini, jangan sampai nunggu ada korban baru diperbaiki. "Kami cuma minta diperbaiki bae pak, jadi kami tidak merasa was-was lagi. Apalagi kondisi di rumah kami, hanya ada saya dan dua orang anak saya. Suami saya sedang kerja di luar daerah," pungkasnya. (Hb)



About Redaksi KR Sumsel

Terimakasih telah berkunjung di krsumsel.com.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Leave a Reply