» » » » » 7 Anjal Diamankan, Diduga Hendak Mabuk Pembalut Wanita

KRSumsel.com - 7 orang anak jalanan (Anjal) berhasil diamankan Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Musi Banyuasin, Kamis pagi (29-11-2018) pukul 10:00 wib. Penangkapan yang dipimpin penyidik pegawai negeri sipil Devy Noprianti, SH MSI itu, berkat informasi masyarakat yang merasa resah atas aktivitas mereka.

       Saat ditangkap, ke 7 orang anjal sendiri berada di wilayah simpang 4 dekat masjid Al Karim Nur. Sementara identitas ke tujuhnya adalah AW, PS, DS, F, H, AP,  dan A yang masih berusia dibawah 17 tahun.

       Dari ketujuh anjal tersebut 4 orang diantaranya merupakan warga Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin, 2 orang warga Palembang dan 1 orang lagi warga Pangkalan Balai Kabupaten Banyuasin. Saat diamankan diduga ketujuh anjal tersebut hendak mabuk menggunakan pembalut wanita. Pasalnya saat dilakukan penangkapan ditemukan dua buah pembalut wanita. 

        "Saat dilakukan penangkapan terhadap ketujuh anjal itu AW, PS DS, F, H, AP, dan A. Yang berlokasi di simpang 4 masjid Al Karim Nur Kelurahan Balai Agung Kecamatan Sekayu pagi ini. Mereka kedapatan membawa 2 buah pembalut wanita, korek api dan kalung, " ungkap Kasat Pol PP Kabupaten Musi Banyuasin melalui Kabid Penegak Perda Siarnu, SIP didampingi penyidik pegawai negeri sipil(PPNS) Depy Noprianti, SH, MSI kepada KRSumsel.com, Kamis (29-11-2018). 

     Lanjut Depy. "Ya indikasinya mereka akan mabuk menggunakan pembalut wanita itu. Ketujuh orang anjal ini sendiri masih berusia dibawah 17 tahun, ". 


     Lebih lanjut ungkap Devy. Ketujuh orang anjal ini telah kita data, lalu dilakukan pembinaan.


     Selanjutnya pada hari ini. Kami telah berkoordinasi dan menyerahkan mereka ke Dinas Sosial Kabupaten Muba. Untuk selanjutnya diberikan kepada pihak keluarga.


           "Kami akan rutin menggelar razia. Diharapkan tidak ada lagi anak jalanan yang menganggu dan meresahkan masyarakat, " jelasnya.(AS)

About Andi Slegar Muba

Terimakasih telah berkunjung di krsumsel.com.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Leave a Reply