Bupati OI : Silahkan Laporkan

KRSIMSEL.COM,- Terkait pemberitaan baru baru ini dugaan pungutan liar (pungli) fee proyek setiap dinas strategis yang ada di Kabupaten Ogan Ilir terus mencuat kepermukaan yang besarannya antara 15-20 persen yang diduga untuk Bupati Ogan Ilir.


Fee proyek tersebut diduga ada pembagiannya jatah seperti untuk bupati Ilyas Panji Alam besarannya 10 persen dan 5 persen diduga untuk anggota DPR RI dg inisial YG dan lima persen lagi dibagi dua orang lagi yakni inisial AM dan CC, semua itu keluarga bupati Ilyas Panji Alam.


Sementara Bupati OI Ilias Panji Alam saat dikonfirmasi KRSUMSEL.COM saat keluar dari ruang rapat DPRD OI senin(23/7) mengatakan silahkan laporkan saja."ungkapnya singkat sambil berjalan dengan cepat meninggalkan KRSUMSEL.COM yang belum selesai konfirmasi".


Seperti yang diungkapkan Ketua Gapeksindo Deswilson (19/7) yang lalu mengatakan, diduga seluruh dinas strategis dikabupaten ogan ilir yang memiliki proyek fisik diwajibkan membayar fee proyek dua puluh persen."ucapnya".


Sedangkan untuk LPSE Ogan Ilir sering eror diduga di mainkan oleh oknum tertentu di Pemerintahan OI dan DPRD OI dan siapa oknum tersebut tak perlu di sebutkan sekarang. namun jika di perlukan saat penengakan hukum saya siap membeberkannya.


Untuk pemenang tender sudah direkayasa dari awal dan jika perlu bisa saya tunjukan siapa siapa saja orang yang berperan, bila dibutuhkan dan diperlukan.

Dari awal saya sudah tahu siapa pemenang proyek atau tender yang dikondisikan,semua kontraktor semua dari luar sedangkan kontraktor lokal yang mumpuni tak dapat kesemepatan padahal banyak yang professional dan memiliki AMP pun bahkan tak dapat proyek sedikitpun.

Saya siap mengatakan siapa oknum tersebut dan jika perlu sama sama tenggelam." Ungkap Deswilson."(Yd)

No comments

Powered by Blogger.