» » » » Wilayah OI Pasti Aman Bagi Masyarakat "Tidak Aman Bagi Pelaku Kejahatan Tembak Ditempat"

KRSumsel.com,-Operasi Ketupat Musi 2018 yang digelar selama 18 hari tujuh hari sebelum lebaran dan sembilan hari pasca lebaran,untuk memberikan tambahan keamanan bagi para pemudik di musim libur Lebaran 2018.


Kapolres OI AKBP.G.Ahmad,S.Ik,MH. Saat diconfirmasi KRSumsel.com rabu(13/6) mengatakan Mengingat sejumlah warga sudah mulai mudik dan meninggalkan rumah selama musim libur lebaran.


Untuk mengantisipasi adanya gangguan Kamtibmas di komplek pemukiman akan dilakukan patroli terpadu yang menugaskan Unit Sabhara yang disokong oleh Satuan Sat Brimodda Sumsel dan unsur personil dari TNI pada jam jam rawan secara terus menerus.


Dan mengantisipasi kejahatan jalanan Polres Ogan Ilir telah mendirikan pos pelayanan dan pos pengamanan yang tersebar dari titik nol Tol Begayut, Sp. Tol Unsri, Posyan pasar Indralaya, Pos.pengamanan Muara meranjat, dan Pos.pengamanan Km. 56 Tg. Raja.


Kami menghimbau bagi warga yang akan mudik, pastikan rumah anda terkunci dan beritahukan kepada RT, RW, atau tetangga yang tidak mudik. Nantinya, pihak RT dan RW akan melaporkan kepada Bhabinkamtibmas supaya dilakukan patroli.


Lanjutnya G.Ahmad menegaskan, jika masih ada pelaku kejahatan yang mencoba beraksi dalam wilayah Kab. Ogan Ilir , maka pihaknya memastikan akan melakukan tindakan tegas dan terukur.Dan jika ada pelaku C3, Curas, Curanmor, dan Curat, akan kami tembak di tempat. 


Hal ini kami lakukan jika para pelaku kejahatan sudah membahayakan petugas dan masyarakat."ucapnya".


Kapolres menambahkan wilayah ogan Ilir pasti aman bagi masyarakat dan tidak akan aman bagi pelaku kejahatan."ungkapnya"(Yd)

About Redaksi KR Sumsel

Terimakasih telah berkunjung di krsumsel.com.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Leave a Reply