» » » » » Doyok Terancam Lebaran di Hotel Prodeo

KRSUMSEL.COM - Nasi telah menjadi bubur, itulah pepatah yang harus ditelah Doyok Iskandar alias Doyok (25) yang tercatat sebagai warga dusun 1 desa Sungai Baung kecamatan Talang Ubi kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), dan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya, dan terancam akan menjalankan hari raya Idul Fitri atau lebaran di dalam tahanan.


Pelaku Doyok yang merupakan petani tersebut dengan mengajak rekan-rekanya, tega melukan tindakan pidana pencurian dengan pemberatan terhadap mantan istrinya sendiri yaitu Sukisretno Wisayati (29) yang merupakan warga dusun III desa Benakat Minyak kecamatan Talang ubi 


Kejadian bermula pada Senin (11/6/2018) sekitar pukul 22.30 WIB di rumah korban Sukisretno didesa Benakat Minyak, saat itu dirinya yang sedang di dalam rumah tiba-tiba dari arah belakang rumah terdengar suara orang membuka pintu lalu korban melihat ke belakang ternyata ada tiga orang pelaku yang bertamu tanpa izin.


Diketahui pemilik rumah dan juga sebagai mantan istrinya, pelaku Doyok langsung mendekati korban dan mencekik leher korban sambil mengacungkan senjata tajam jenis golok ke arah korban dan meminta korban untuk menyerahkan hartanya, dedangkan pelaku lainnya mengacungkan senjata api ke arah korban.


Setelah itu pelaku Doyok langsung mengambil Handphone milik korban dan akan menghidupkan sepeda milik korban, namun belum sempat sepeda motor tersebut hidup terdengar suara sepeda motor kakak korban pulang. Selanjutnya ketiga pelaku tersebut berlari melalui pintu belakang rumah kprban ke arah perkebunan karet.


"Setelah kejadian tersebut, korban langsung melaporkan ke Mapolsek Talang ubi, dengan LP / B / 124 / VI / 2018 / SUMSEL / RES M ENIM / SEK TL UBI, tanggal 12 Juni 2018. Lalu tiem elang polsek talang ubi langsung melalukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dari informasi yang didapat tim elang pelaku Doyok masih berada disekitar desa Benakat Minyak. Saat akan di lakukan penangkapan pelaku mencoba melawan dan melarikan diri, saat itu Petugas kita mengambil tindakan dengan melumpuhkan pelaku di bagian kaki kanan." jelas Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwono melalui Kapolsek Talang ubi Kompol Suhardiman, yang disampaikan oleh kanit reskrimnya IPDA Nasron SH, Selasa (12/6/2018).


Dijelaskan Kanit Reskrim, rekan pelaku yang ikut dalam melancarkan aksinya saat ini tengah dilakukan pengejaran. "Pelaku dalam melakukan aksinya untuk melakukan pencurian dengan kekerasan terhadap mantan instrinya sendiri, dibantu dua rekannya yaitu RD dan MN yang identitasnya sudah kita ketahui, saat ini kita terus melakukan pengejaran terhadap kedua pelaku lainnya." imbuh Nasron.


Untuk saat ini, pelaku Doyok dan barang bukti, berupa satu unit sepeda motor dan sebilah senjata tajam jenis golok diamankan di mapolsek Talang ubi untuk penyidikan lebih lanjut.


"Pelaku kita kenakan pasal 365 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara." tungkasnya.


Sementara, dari keterangan pelaku Doyok, dirinya nekat melakukan hal tersebut lantaran tidak senang melihat mantan istrinya tersebut akan mudik ke pulau jawa. (**)


"Dak sampe setahun nikah nya pak, dan belum ada anak langsung pisah. Dia itu banyak uang pak, apalagi lebaran ini mau mudik kejawa, makanya nekat berani mencuri kerumahnya." akui pelaku dihadapan petugas.

About Redaksi KR Sumsel

Terimakasih telah berkunjung di krsumsel.com.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Leave a Reply