» » » » Kunjungi PALI Kementerian PPPA Gelar Sosialiasi KDRT

KRSUMSEL.COM - Bekerja sama dengan Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) PALI, Kementerian PPPA, terus berupaya untuk mengajak berbagai Instansi dan Komunitas muda mudi di Bumi Serepat Serasan agar menghindari KDRT dalam bentuk apapun.


Hal tersebut bagian dari upaya dalam menekan Prevalensi kekerasan terhadap perempuan dan anak khususnya kekerasan dalam rumah tangga, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI melakukan sosialisasi di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) untuk mengenai Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) sejak dini bagi komunitas muda mudi.


Kabid Penanganan KDRT Kementerian PPPA RI, Nuranah S Sos MM mengatakan bahwa KDRT merupakan kejadian yang merusak sendi-sendi utama ketahanan dalam sebuah keluarga dengan korban terbanyak adalah kaum perempuan dan anak. “Karena dampak KDRT sangat memperiahatikan selain mengancam keutuhan dalam kehidupan rumah tangga juga berpengaruh negatif terhadap siklus kehidupan dan tumbuh kembang sang anak dalam rumah tangga tersebut,” ungkap Nuranah saat menyampaikan ssambuatnya di gedung Pesos Komplek Pertamina Pendopo, Kamis (24/5).


Mengenai masalah KDRT menjadi perhatian serius dari Public lanjut Nuranah bahwa penanganan kasus KDRT merupakan tindakan perlindungan perempuan dan anak sebagai kelompok rentan yang diperintahkan oleh Undang-undang P-KDRT.


“Selain pelayanan penanganan kasus KDRT dapat menurunkan angka prevalensi korban KDRT. Pencegahan dan pengenalan potensi KDRT sejak dini perlu diarahkan menyeluruh dan fundamental, agar angka kekerasan dalam rumah tangga bisa diatasi” tambahnya.


Dengan banyaknya kasus KDRT yang terjadi membuat Nuranah Deputi Bidang Perlindungan Hak Perempuan memandang perlu untuk melaksanakan sosialisasi KDRT sejak dini. “Pencegahan KDRT harus menyentuh semua fase dimana kehidupan berkeluarga dan pembangunan rumah tangga akan dimulai. Tujuannya memberi informasi kepada komunitas muda tentang potensi dan dampak KDRT terhadap kelangsungan hidup rumah tangga,” tambahnya .


Pada kegiatan sosialisasi tersebut di buka langsung oleh Bupati Kabupaten PALI Ir H Heri Amalindo MM yang di wakili Penjabat Sekda PALI Sahron Nazil dan di saksikan Oleh Ketua DPRD Kabupaten PALI dan sejumlah Kepala OPD dalam lingkungan Pemkab PALI.


Saat menyampaikan sambutan, Penjabat Sekda PALI mengatakan pentingnya menjaga keluarga agar terhindar dari kasus KDRT. “Harus mampu menjaga komunikasi yang baik antara suami, istri dan anak-anak, orang tua wajib mendidik anak-anaknya sejak dini, menanamkan nilai agama, serta mengedepankan dialog ketika menyelesaikan masalah, hal itulah yang mampu menangkal terjadinya KDRT.” Ujar Syahron. (**)


Sementara itu Kepala DPPKBPPPA Kabupaten PALI Dra Yenni Nopriani, menyebutkan bahwa peserta terdiri dari unsur komunitas muda mudi diantaranya mahasiswa dan pelajar. Karena di Kabupaten PALI untuk tahun 2017 ada dua kasus yang dilayani terkait KDRT. 


“Utuk 2017 kita menangani satu kasus KDRT dan satu kasus kekerasan seksual terhadap anak. Semua kasus kita tindaklanjuti, diantaranya dengan melakukan pendampingan terhadap korban dan memberikan layanan psikolog kepadanya." Pungkasnya.

About Redaksi KR Sumsel

Terimakasih telah berkunjung di krsumsel.com.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Leave a Reply