» » » » » H-1 Puasa Daging Sapi Capai 150 Ribu

KRSUMSEL.COM - Menjelang memasuki Bulan Suci Ramadhan tinggal hitungan jam lagi, harga daging sapi di Pasar Baru Pendopo Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mengalami kelonjakan yang senipikan.

Nampaknya, instruksi Presiden Ir Joko Widodo beberapa taun yang lalu soal harga daging harus di angka Rp 80 ribu/kg tidak berarti, karena itu cuma diabaikan di berbagai pasar di selueruh tanah air terutama di Bumi Serepat Serasan.

Terbukti, dari informasi yang dihimpun satu-satunya pasar yang ada di Kota Pendopo, Kabupaten PALI harga daging sapi mencapai angka Rp 140 hingga 150 ribu/kilogram dari sebelumnya hanya Rp 130 ribu/kg.

Kondisi ini membuat warga Bumi Serepat Serasan resah. Dengan adanya kenaikan daging sapi yang cukup senipikan tersebut, Seperti yang diutarakan oleh Santi (53) warga, Kelurahan Talang Ubi Utara, Kecamatan Talang Ubi, dirinya hanya bisa berharap Pemrintah Kabupaten PALI segera memberi solusi beda pasar demi mengatasi kelonjakan harga tersebut.

"Iyo dek, kami hanya bisa berharap kepada Pemerinta, melakukan oprasi pasar, apo lagi besok lah bulan puaso harganyo lah naek segitu (Rp 140 ribu sampai 150 red). Apolagi pas bulan puaso dan lebaran agek, pasac lebih mahal lagi harga daging sapi," keluhnya.

Tidak hanya Santi yang mengeluhkan mahalnya daging sapi tetsebut, Sihinta (30) warga Golef Prmai Talang Ubi, mengaku sangat keberatan dengan naiknya harga daging yang cukup tinggi tersebut

"Payou Pemerintah tolong perhatikan keadan harga di pasar ikak tinggi nian hargo daging sampai 150.00" tuturnya.

Sementara itu, dari para pedagang Pasar Tradisional Pendopo, kenaikan daging sapi disebabkan hanya mengikuti dari harga yang berlaku di pasaran.

"Bukan, kami yang naik. Kami cuma ikuti harga yang berlaku di pasaran, lagi pula daging sapi disini kerap langka dan jarang ada," kata Agus salah satu pedagang di pasar. (Hb)

About Redaksi KR Sumsel

Terimakasih telah berkunjung di krsumsel.com.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Leave a Reply