» » » » CEXIM Bank Menandatangani Loan Facility Agreement Pembangunan PLTU

KRSUMSEL.COM – Berbagai strategi dan perjuangan cukup panjang dilakukan oleh Direktur Utama PTBA Tbk Arviyan Arifin untuk memajukan aset perusahaan milik Negara ini, membuahkan hasil yang sangat manis.

Namun, dalam strategi dan perjuangan tersebut tidak akan berhasil tanpa adanya, campur tangan seluruh jajaran Direksi dan seluruh Dewan Komisaris PTBA Tbk.

Terbukti, Rabu (23/5/2018) di Jakarta dengan penandatanganan Loan Facility Agreement PLTU Mulut Tambang Sumsel 8 Anak Usaha PT Bukit Asam Tbk. atau PTBA, PT Huadian Bukit Asam Power (HBAP) bersama China Export Import (CEXIM) Bank menandatangani Loan Facility Agreement yang akan digunakan untuk pendanaan pembangunan PLTU Mulut Tambang Sumsel 8 dengan kapasitas 2 x 620 MW.

Pembangunan atas PLTU mulut tambang Sumsel 8 ini, jauh sebelumnya sudah dilakukan MoU. Dan, Rabu kemarin, penandatanganan dilakukan oleh Geng Kecheng, Direktur Utama PT HBAP dan Xu Li, Vice President CEXIM Bank.

Sehingga, melalui penandatanganan Loan Facility Agreement ini, CEXIM Bank akan memberikan pinjaman sebesar 75% dari total biaya proyek atau senilai USD 1,26 miliar.

Sementara sisa total biaya proyek senilai USD 420 juta akan didanai oleh pemegang saham yaitu 45% oleh PTBA dan 55% oleh China Huadian Hongkong Company Ltd.

Awalnya, pada 19 Oktober 2017 lalu telah ditandatangani amandemen Power Purchase Agreement (PPA) PLTU Mulut Tambang Sumsel 8 antara HBAP dengan PT PLN (Persero).

PLTU Mulut Tambang Sumsel 8 sendiri merupakan bagian dari program Pemerintah untuk membangun PLTU 35.000 MW. PLTU Mulut Tambang Sumsel 8 ini dibangun oleh PT Huadian Bukit Asam Power (HBAP) sebagai Independent Power Producer (IPP) yang merupakan konsorsium PT Bukit Asam Tbk dan China Huadian Hongkong Company Ltd.

Nantinya, HBAP juga akan membangun jalur transmisi dari PLTU Sumsel 8 ke Gardu Induk PLN di Muara Enim sejauh 45 km. Listrik dari PLTU Mulut Tambang Sumsel 8 sendiri akan dialirkan untuk Sumatera Grid menggunakan jalur transmisi Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 500 kV.

Untuk konstruksi PLTU mulut tambang Sumsel 8 diharapkan dapat dimulai pada awal Kuartal III tahun 2018, dengan masa konstruksi 42 bulan untuk Unit I dan 45 bulan untuk Unit II. Sehingga, diharapkan akan mencapai Commercial Operation Date (COD) pada tahun 2021 untuk Unit I dan tahun 2022 untuk Unit II. (JURNALSUMATRA.COM)

About Redaksi KR Sumsel

Terimakasih telah berkunjung di krsumsel.com.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Leave a Reply