» » » » » Buloq Divre Sumsel Babel dan Dispedag Gelar Pasar Murah

KRSUMSEL.COM - Bulog Divre Sumsel Babel bersama Dinas Perdagangan menggelar Pasar Murah di halaman Kecamatan Sukarami. Jum'at (25/5).

Di Pasar Murah tersebut, tersedia bahan pokok dengan kualitas baik dan harga terjangkau.


Kepala Bulog Divre Sumsel Babel M Yusuf Salahuddin mengatakan, kegiatan pasar murah ini dari Bulog tentunya sebagai bagian dari pemerintah di wilayah Provinsi Sumatera Selatan bekerja sama dengan Dinas Perdagangan provinsi Sumsel.


 "Kita ikut andil mengisi kegiatan ini,  melihat bahwa kami hadir disini menyediakan komoditi beras, minyak, terigu gula dan daging. Semua itu adalah kita berikan kepada masyarakat Palembang akan pilihan komoditi pangan maupun pangan pokok lainnya dengan kualitas yang baik, sehat dan halal tentunya dengan harga yang lebih terjangkau," katanya saat diwawancarai di  sela-sela meninjau Pasar Murah.


Yusuf menjelaskan, seperti daging dari informasi dari kawan-kawan, minat masyarakat juga cukup tinggi. Hari ini dalam waktu dua jam sudah terjual 200 kilogram. Mudah-mudahan dengan hadirnya daging beku Bulog bisa memberikan pilihan pada masyarakat untuk pemenuhan kebutuhan protein nya dengan kualitas yang baik, sehat dan halal.

"Ini daging kerbau beku import dari India. Dijual Rp 80 ribu perkilogram. Kalau saya baru aja tadi saya pagi tadi keliling dengan pak Kapolrestabes Wahyu di pasaran tuh masih di kisaran sekitar harga Rp 120 ribu sampai dengan Rp  130 ribu perkilogram," bebernya.

Ketika disinggung stok daging kerbau,Yusuf mengungkapkan,  ada kuota berapa pun yang dibutuhkan siap. Stok yang  dimiliki sekarang ini 60 ton. Kalau nanti dalam kurun waktu minggu depan dibutuhkan lagi pihkanya akan datangkan lagi. Karena stok yang dikuasai Bulog secara nasional itu terkonsentrasi ada di Jakarta sekarang di sekitar 32. 000 ton.


"Dengan angka 32.000 ton daging kerbau beku,  Insya Allah masyarakat nggak perlu khawatir," imbuhnya.

Yusuf mengungkapkan, kegiatan yang disponsori dimotori oleh Dinas Perdagangan Provinsi ini dalam rangka bulan suci Ramadan ini dan menjelang hari raya Idul Fitri.


"Jadilah pembeli yang cerdas dengan  membeli secukupnya.  Tidak perlu melamukan panik buying, yang biasanya beli beras itu hanya 10 kilo sebulan karena ini kondisinya bulan puasa ada yang menghembuskan isu bahwa kondisi rawan pangan, beli sampai 50 kilo. Nah kondisi-kondisi tekan akhirnya menimbulkan penyerapan atau kebutuhan dari masyarakat meningkat.

  Yang sepertinya tidak terkonsumsi hanya menumpuk di rumah. Jadilah konsumen yang cerdas membeli sesuai dengan kebutuhannya. Pastikan bahwa komoditi khususnya pangan yang kita beli telah memiliki terpenuhi persyaratan dari sisi kuantitasnya kehalalannya," tegasnya.


Kabid Perdangan dalam negeri Dinas Perdagangan Provinsi Efriyanti Sutrisni menambahkan, pasar murah ini dilakukan 1 tahun itu selama tiga kali di dalam mendekati bulan Ramadan dan bulan Lebaran nanti.


"Pertama di Kecamatan Sukarame , yang kedua di kecamatan Sako dan nanti untuk tanggal 5 Juni sesuai dengan jadwal Bulog.(yuyun)

About Redaksi KR Sumsel

Terimakasih telah berkunjung di krsumsel.com.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Leave a Reply