Kualitas Pengaspalan Dipertanyakan

Sekayu, KRSumsel.com - Pekerjaan pengaspalan yang dilakukan ketika kondisi jalan masih dalam keadaan basah karena hujan di pertanyakan berbagai masyarakat Musi Banyuasin.

Mengingat hal tersebut sangat berpengaruh pada konstruksi. Dengan kata lain, hasil pengaspalan tidak akan bisa maksimal karena daya rekat lapis aspal beton di bawahnya terlalu basah setelah diguyur hujan.
      Akibatnya aspal akan mudah terkelupas dan pecah dalam waktu tidak terlalu lama, atau paling tidak setelah dilewati kendaraan bermuatan berat.

Situasi pengaspalan dalam jalan keadaan basah inilah dari pantauan beberapa media yang terjadi di ruas jalan  Kolonel wahid udin Kota Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin, kemarin(04-10-2017) sekitar  pukul 14.00 WIB lebih. Entah disengaja ataupun tidak, atau kurangnya pengawasan dari instasi terkait sehingga pengaspalan jalan basah ini telah terjadi.

Para warga yang berada di sekitaran perkantoran tepat di sisi ruas jalan tersebut banyak bertanya-tanya.

 Amin salah satu warga Sekayu saat melintasi jalan tersebut kepada wartawan KRSumsel.com,rabu (04-10-2017) menuturkan bahwa. "Memang aspalnya nempel kuat ya? bukannya yang sudah-sudah juga bakalan cepet rusak? ini pengawasnya gimana sih?" Ujarnya.
   
  Hal senada juga dikatakan oleh Imam, warga sekayu. "apakah tidak ada pengawasan dari dinas terkait sehingga terjadinya pengaspalan disaat hari hujan,". Katanya.

       Harapan beberapa masyarakat kedepannya agar perbaikan seperti pengaspalan jalan diawasi  dengan baik oleh instansi terkait, dan tidak dilakukan ketika jalan masih dalam keadaan basah karena telah diguyur hujan.(AS)

No comments

Powered by Blogger.