» » » » » Upaya Percepatan Tanam Buat Cluster & Perbanyak Pintu Air

KAYUAGUNG, KRSUMSEL.COM - Petani di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan (Sumsel), kembali mendapat bantuan dari pusat. Setelah sebelummya pihak pemerintah kabupaten melalui Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Holtikultura OKI melaporkan kondisi pertaniannya di kawasan lebak yang belum tanam. 


Sabtu (8/7/2017) tim dari Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian Kementrian Pertanian dan Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultira Sumsel serta Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Holtikultura OKI meninjau lahan lebak aub optimal di Bumi Bende Seguguk.


Dirjen PSP, Ir Pending Dadih Permana M.Ec.Dev mengungkapkan bahwa OKI memiliki lahan lebak, pasang surut dan tadah hujan yang sangat potensial. Namu memang saat ink masih ada lahan yang sub optimal atau hanya sekali tanam bahkan belum ditanami. Apalagi melihat kondisi saat ini hingga Juli percepatan penanaman masih lambat. "Biasanya bulan Mei sudah tanam. Namun hingga saat ini masih lambat," ungkapnya usai melihat lahan lebak sawah di Kecamatan Kayuagung, SP Padang dan Jejawi.


Untuk itu, pertanian di OKI akan dibantu pembuatan cluster. Dimana lahan pertaniannya akan dibuat folder, kanal dan tata kelola air secara modern. Sehingga yangvm biasanya satu kali tanam (ip100) menjadi 3 kali tanam (ip300). "Bisa dua kali tanam padi dan satu kali palawija," bebernya.


Untuk aksi akan dilakukan secepat mungkin. Saat ini im sedang melakukan pemataan wilayah. Selanjutnya bila telah selesai maka tim akan turun ke lapangan membuay cluster tersebut. 


Selain itu, pihaknya juga akan menambahkan 4 pintu ait lagi di kawasan tanjung serang yang akan diusulkan melalui dana DAK. Hal ini setelah tim melihat kondisi pertanian di Desa Tanjung Serang, Kayagung. "Sawah yang ditanami juga harus diawasi. Bila terkena hama segera diatasi," ungkapnya saat meninjau lahan pertanian di Tanjung Serang yang beberapa titik terkena hama wereng. "Kalau tidak cepat diatasi bisa menyebar hamanya," ungkapnya lagi dihadapan para petani.


Kabid Tanaman Pangan Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura, Ir H Ivan Tria MM mengungkapka bahwa untuk di Sumsel ada 300 ribu ha lahan lebak dan 200 ribu ha lahan pasang surut yang belum optimal. "Untuk itu upayanya membuat vluster yang dilakukan Dirjen PSP Kementrian Pertanian RI sangat membantu," ucapnya.


Bupati OKI, H Iskandar SE menyambut baik kepada tim dari Dirjen PSP Kementrian Pertanian. Menurutnya cukup banyak lahan pertanian yang potensial di OKI namun masih sub optimal. "Untuk itu OKI siap menerima bantuan dan akan membantu serta mendukung program pemerintah pusat," ujarnya.


Kadis Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Holtikultura OKI, Syarifuddin SP menambahkan untuk pembuatan cluster diantaranya di kawasan Lebak Desa Bubusan Kecamatan Jejawi. Sementara lokasi lainnya masih dilakukan pemetaan. Dirinya mengungkapkan bahwa di beberapa lokasi masih banyak yang belum bisa tanam lantaran debit air maaib tinggi. Selain pembuatan cluster dan memperbanyak pintu air, diharapka juga diturunkannya tanggul di empat titik sungai. 


"Hal ini agar saat sungai ogan surut, lahan pertanian masyarakat juga ikut surut sehingga bisa tanam. Kalau selama ini walau sungai surut namun air masih tinggi di lahan pertanian," ujarnya yang akan berupaya meminta bantuan dari Kementrian PU dalam waktu dekat ini.


Empat titik tersebut diantarnya di Sungai Randu perbatasan OKUT dan OKI. Lalu Sungai Tanjung Lubuk, Sungai Segonang Sukaraja, serta Sungai Muara Baru. 


Sementara itu menurut Salah Satu petani setempat Antoni, pihaknya mengapresiasi langkah pemkab OKI dan kementrian pertanian yang serius mencari jalan keluar terhadap masalah yang dihadapi oleh petani sawah lebak. "Semoga ini menjadi solusi, karena selama ini selalu kelebihan air saat musim tanam dan sawah kekeringan saat kemarau,sehingga petani tidak bisa Tanam," ujarnya. 




Petani berharap dengan adanya kunjungan Dirjen SPS kementan ini merupakan langkah maju untuk pertanian sawah lebak. "Dengan adanya pintu air, kita harapkan masyarakat kedepan bisa tanam serentak tanpa ada kendala lagi, "ungkapnya.


Dandim 0402 OKI-OI, Letkol Inf Seprianizar melalui Danramil Kayuagung, Kapten RM Hatta menegaskan siap membantu petani di sawah. Pihaknya melalui Bhabinsa akan membantu petani. Ditambah adantnya Brigade Pertanian TNI. "Kita terjun bersama di lapangan, membantu dan mengawal pertanian di OKI," tegasnya.(RICO)

About Redaksi KR Sumsel

Terimakasih telah berkunjung di Serumpun Radio.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Leave a Reply