» » » » » Terapkan Sistem Parkir Online

PALEMBANG, krsumsel.com - KrSumsel.com Menertibkan kawasan parkir dilakukan Dinas Perhubungan Kota Palembang dengan menerapkan sistem parkir online di Kawasan Kolonel Atmo. Tarif parkir yang ditetapkan Rp1000 perjam untuk motor dan Rp2000 untuk mobil. Hal ini untuk memimalisir adanya kebocoran retribusi parkir bagi kas daerah. 

Juru parkir (Jukir) telah di lengkapi dengan peralatan smartphone android yang telah terpasang aplikasi. Pada saat parkir, Jukir memasukkan plat kendaraan ke dalam aplikasi melalui handphone tersebut. Pengendara diberikan kartu parkir, kemudian dikembalikan saat selesai parkir. Kemudian kartu discane pada alat yang dipasang pada pinggang Jukir. Jukir pun memberikan struk parkir tanda pembayaran. 

Kabid Pengawasan dan Oprasional Dishub Martha Edison mengatakan, parkir meter berbasis online ini sebagai upaya dari Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang untuk menekan kebocoran retribusi parkir, juga menjawab keluhan dari masyarakat banyaknya parkir dan jukir liar yang mematok tarif parkir kendaraan tidak semestinya.

Ia mengatakan, ada sekitar 34 jukir di setiap titik kawasan Atmo, nantinya jumlah ini akan terus bertambah dengan penertiban secara bertahap yang selanjutnya dilakukan di kawasan Letkol Iskandar, Letkol Rustam Effendi, Jalan Masjid Lama dan Pasar 16. 

"Untuk memenuhi jumlah total 800 titik lahan parkir saat ini, para jukir sudah mencukupi. Nah, untuk diketahui juga, sepanjang jalan Sudirman itu kita berlakukan tidak ada sama sekali tempat parkir, perwalinya sudah ada tinggal menunggu tanda tangan Walikota saja, mungkin dalam minggu ini segera kita tertibkan," jelasnya. 

Kepala UPTD Dishub Haikal mengatakan, uji coba parkir online baru dimulai hari ini. Recananya uji coba akan dilakukan selama tiga hari kedepan. "Hari ini kita uji coba di Jalan Kolonel Atmo, minggu depan akan ada di lakukan di Jalan Rustam Effendi dan Jalan Letkol Iskandar. Setelah itu baru akan di uji cobakan juga di Pasar 16 Ilir dan masuk ke Benteng Kuto Besak (BKB)," ujarnya.

Haikal mengatakan, potensi pemasukan dari parkir di sini sangat besar. Hal tersebut berdasarkan kajian yang telah dilakukan sebelumnya oleh pihaknya, apalagi di sepanjang jalan ini banyak terdapat toko-toko reparasi kendaraan. Sehingga tidak menutup kemungkinan potensi PAD yang dihasilkan dapat di tingkatkan. "Kalau dulu omset pemasukan dari parkir ini dua juta satu hari," jelasnya. (Iya).

About Redaksi KR Sumsel

Terimakasih telah berkunjung di Serumpun Radio.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Leave a Reply