» » » » » Hanya Gara-Gara Terinjak Kaki, Andre Aniaya Pelaku Hingga Tewas

PALI, krsumsel.com - Tak butuh waktu 1x24 jam Polisi ungkap pelaku pembunuhan Anre, hal tersebut berkat kerja keras dari tim Buru Sergap (Buser) unit Reskrim Polsek Talang Ubi, pelaku pembunuhan anak dibawah umur, Andre (14), warga Talang Ojan saat nonton orgen musik pada Minggu malam (9/6) di Talang Pipa Kelurahan Talang Ubi Barat, kecamatan Talang ubi Kabupaten PALI.

Menurut keterangan dari pelaku, yang diketahui identitasnya bernama Feo Nero alias Gebok (22), warga Talang Pipa Kelurahan Ualang Ubi Barat, mengatakan, kejadian bermula saat korban tidak sengaja menginjak kaki pelaku.

Saat itu pelaku langsung marah dan menarik korban menjauh dari keramaian dan memukuli korban berkali-kali dengan tangan kosong dan mengakibatkan korban tak sadarkan diri.

"Kejadianny sekitar jam setengah empat, dia mijak kaki aku, setelah itu aku ajak kepinggir dianya sambil aku pukuli dengan tangan kosong, sampai dia tidak sadarkan diri. Setelah itu dia aku angkat dan separuh badannya terseret, aku letakkan dipingir sunggai. Kalu dia bisa sampai mati didalam sungai itu, mungkin teguling badannya dan jatuh masuk kedalam air sungai." aku pelaku dihadapan petugas.

Sementara, Kapolres Muara Enim AKBP Leo Andi Gunawan SIK MPP, melalui Kapolsek Talang Ubi, didampingi Kanit Reskerem IPTU Rusli SH mengungkapkan bahwa anggota (buser unit reskim polsek talang ubi) bekerja keras untuk mencari informasi tentang pelaku dibalik penganiayaan hingga menewaskan anak dibawah umur ini.

"Dari hasil introgasi kita, pelaku melakukannya dengan seorang diri. Kita juga mengapresiasi atas kerja sama tim buser dan unit reskrim polsek talang ubi mampu mengungkap 'kasus gelap' dengan melakukan oleh TKP (tempat kejadian perkara, red) dan keterangan saksi serta data yang seminim mungkin." kata Victor yang juga didampingi Kanit Reskrim Iptu Rusli SH.

Saat diamankan, pelaku sempat mencoba melawan dengan senjata taman jenis pisau yang disimpannya dipinggang, dan dengan sigap petugas melepaskan timah panas tepat dikaki kiri pelaku. "Pelaku sempat mencoba melawan dengan menggunakan pisau yang disimpan dipinggangnya, petugas kita tidak mau ambil resiko dan langsung melumpuhkan pelaku tepat di mata kaki kirinya." tambah victor.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, lanjut victor, pelaku akan dikenakan dengan pasar berlapis.

"Palaku kita jerat dengan pasal 351, 338 ayat (3) KUHP dan pasal perlindungan anak dengan ancaman kurungan 15 tahun penjara atau sampai seumur hidup. Untuk catatan, pelaku juga merupakan resedivis dua kali, pada tahun 2012 dan tahun 2014 dengan kasus yang berbeda." pungkas nya. (Hb)

About Redaksi KR Sumsel

Terimakasih telah berkunjung di Serumpun Radio.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Leave a Reply