» » » Ammar Zoni: Ditinggal Ibu, Kurang Kasih Sayang, Lalu Terjerumus Narkoba

Jakarta, krsumsel.com - Pesinetron Ammar Zoni harus berurusan dengan polisi atas kasus narkoba. Sang ayah, Henri Zoni, pun mengaku telah lalai dalam menjaga Ammar.

Henri akhirnya angkat bicara kepada awak media mengenai kasus yang menimpa Ammar Zoni. Ia pun bercerita sedikit kisah hidup sang anak sulungnya.

Henri mengaku, Ammar Zoni sudah ditinggal ibunya sejak usia 12 tahun. Setelahnya, Ammar pun merasa kurang mendapatkan kasih sayang dari ibunya.

"Saya wiraswasta dan dia sudah bawa kemana-mana, kadang dia ikut pindah sama saya sejak umur 12 tahun sehingga terbentuk pribadi yang kurang kasih sayang ibunya. Karena saya single parent di samping dari kehidupan juga didik dia," ujar Henri Zoni, saat ditemui di Hotel Maxone, Jakarta Pusat, Kamis (13/7/2017) malam.

Henri pun tak menyangka dengan adanya kejadian Ammar Zoni ditangkap Polres Metro Jakarta Pusat pada 7 Juli 2017 lalu atas kasus narkoba. Henri begitu terkejut Ammar bisa jadi korban dari kenakalan remaja dengan mengonsumsi barang terlarang tersebut.

"Saya sangat syok. Dia paling besar harus jadi panutan, tapi dia lakukan ini. Nggak ada manusia yang sempurna. Ammar melakukan kekhilafan," tutur Henri.

Henri yang belum lama ini menjenguk Ammar Zoni pun mengaku kalau anaknya sudah menangis dihadapannya. Di momen itu, lanjut Henri, Ammar mengaku sungguh-sungguh tak akan melakukan perbuatan yang membuatnya harus dikeluarkan dari sinetron 'Anak Langit'.

"Ammar secara pribadi menangis, merangkul kaki saya, dia janji dengan sungguh-sungguh nggak akan lakukan lagi perbuatan ini. Nggak akan lagi konsumsi barang-barang tersebut. Sudah janji dia," ungkap Henri.

"Tapi gimana pun juga bagi fans dan masyarakat luas, kami sebagai orang tua sudah merasa lalai menjaga Ammar karena sampai tersangkut masalah ini. Kelalaian saya menjaga anak saya yang jadi panutan bagi adik-adiknya," pungkasnya.(mau/doc)
 
 
 
 
 
 

About Admin krsumsel

Terimakasih telah berkunjung di Serumpun Radio.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Leave a Reply