» » » » Tips Mudik Aman Menggunakan Sepeda Motor

PALEMBANG, KRsumsel.com - Mudik menjadi ritual tidak terlepas dari kalangan masyarakat Indonesia saat menjelang hari raya lebaran. Untuk dapat berkumpul dengan sanak keluarga di kampung halaman, biasanya para pemudik dapat memilih 3 alternatif transportasi yaitu darat, udara dan Laut.

Astra Motor Sumsel selaku pelopor keselamatan berkendara menghimbau masyarakat Sumatera Selatan yang akan melakukan perjalanan mudik menggunakan jalur darat, khususnya pengendara motor untuk memperhatikan kemanan dan kenyamaan saat mudik. Berikut Tips Mudik Aman yang dapat diterapkan sebelum melakukan perjalanan mudik.

Lakukan pengecekan motor yang akan digunakan untuk mudik dalam kondisi prima, seperti pengecekan, di mana setiap 2.000 km oli harus diganti. Cek juga rem depan dan rem belakang motor dengan cara melihat langsung kanvas rem apakah masih tebal atau sudah tipis. Hal yang tidak kalah penting yaitu memperhatikan Roller CVT (selain motor matic dinamakan Gear) dan V Belt (selain matic dinamakan Rantai). Apabila jarak tempuh motor sudah mencapai 16.000 km maka roller CVT wajib diganti, kemudian jika jarak tempuh motor telah sampai 24.000 km wajib ganti V Belt.

Setelah kondisi motor sudah prima, selanjutnya persiapkan perlengkapan berkendara. Selalu gunakan helm berstandar SNI agar melindungi pengendara dan penumpang jika terjadi kecelakaan. Helm juga berfungsi sebagai penahan terpaan angin, debu, atau partikel lain yang mungkin berbahaya.

Gunakan masker dan sarung tangan. Tampaknya sepele, hanya saja dua barang ini bisa menutupi hidung dan mulut untuk menghindari polusi. Sementara fungsi sarung tangan untuk melindungi kulit dari sinar matahari. Tak hanya itu, sarung tangan juga berfungsi untuk melindungi tangan dari aspal jika terjadi kecelakaan.

Jangan lupa memakai jaket untuk melindungi tubuh pengendara dan penumpang dari terpaan sinar matahari dan angin. Saat mudik menggunakan motor, sebaiknya pengendara dan penumpang menggunakan celana panjang untuk alasan keamanan dan kenyamanan. Untuk pengendara wanita yang menggunakan rok terlalu panjang sangat tidak disarankan, karena beresiko tersangkut di rantai dan menyebabkan kecelakaan.

Hindari menggunakan sandal jepit atau sepatu berhak tinggi saat berkendara. Memakai sandal jepit, berisiko luka saat kecelakaan dan mengganggu kenyamanan. Jadi, sebaiknya gunakan sepatu ringan atau sepatu boots terlebih saat mudik di musim hujan.

Bawa barang atau penumpang sesuai dengan kapasitas. Sepeda motor matic dan bebek memiliki batas beban seberat 150 kilogram, sedangkan motor sport 160 kilogram. Jangan sampai kelebihan kapasitas karena dapat mengganggu keseimbangan saat berkendara. Bahkan jika dipaksakan, mesin, ban, rantai dan shockbreaker motor bisa rusak.

Banyak penumpang wanita yang senang duduk menyamping, hal tersebut cukup berbahaya. Sebaiknya duduk menghadap ke depan dimana lutut tidak boleh lebih lebar daripada setang sepeda motor dan kaki ditaruh di pijakan kaki (footstep) dengan ujung jari menghadap ke depan. Posisi menghadap ke depan ini membuat penumpang lebih waspada. Terlebih dahulu lalukan pemanasan sebelum berkendara jarak jauh untuk mengkondisikan tubuh dalam keadaan rileks.

Membawa penumpang maksimal satu orang, karena sepeda motor didesain untuk dua orang. Jika terpaksa membawa balita, posisikan anak berada di tengah agar terlindung dari angin dan debu. Hal paling penting adalah Peraturan dibuat bukan untuk dilanggar.

Peraturan dibuat bukan untuk dilanggar. Jadi, patuhi seluruh peraturan lalu lintas demi keselamatan diri Anda sendiri. Sesuai dengan tagline keselamatan berkendara dari Honda, #Cari_Aman dulu di jalan, baru mudik dengan selamat. Selamat Mudik. (yuyun)

About Redaksi KR Sumsel

Terimakasih telah berkunjung di Serumpun Radio.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Leave a Reply